Bangga Ikut Jamda X NTT, 16 Siswa Lembata Bersiap Menuju Jambore Nasional

Emanuel Boli
Dilihat 71x
Waktu Baca ± 4 Min
Bagikan Artikel
Bangga Ikut Jamda X NTT, 16 Siswa Lembata Bersiap Menuju Jambore Nasional
Nia Lagamaking (15), Pimpinan Regu Putri Kwarcab Lembata saat upacara penutupan Jamda X NTT di Bumi Perkemahan Fatubena, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Minggu (2/8) Kredit: Dok. HighlightNTT/EB

Kupang- Sebanyak 16 peserta dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Lembata mengaku bangga setelah mengikuti Jambore Daerah (Jamda) X Kwartir Daerah (Kwarda) Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026.

Mewakili NTT bersama peserta dari Kwarcab lain, mereka akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII di Bumi Perkemahan Wilafatika, Cibubur, Jakarta, 13 Agustus 2026 - 21 Agustus 2026 mendatang.

Ke- 16 peserta tersebut terdiri atas delapan putri dan delapan putra, berasal dari MTs Negeri 1 Lembata, MTs Negeri 2 Lembata, MTs Negeri 3 Lembata, dan MTs Al Hidayah Ile Ape.

Pimpinan Regu (Pinru) Putri, Nia Lagamaking (15), siswi dari MTs Negeri 2 Lembata mengaku memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti Jamda X NTT.

"Selama mengikuti kegiatan, saya banyak mendapatkan pengalaman, ilmu, serta mendapatkan banyak teman," kata Nia di Bumi Perkemahan Fatubena.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah mendukung seluruh rangkaian kegiatan sehingga berjalan dengan baik.

"Kami semua, 16 peserta dari Lembata, akan mengikuti kegiatan lanjutan, yakni Jambore Nasional di Cibubur," ujarnya.

Hal senada disampaikan Pimpinan Regu (Pinru) Putra,  Satria Darmawan Bahy (15). Ia mengaku memperoleh pengalaman baru yang menyenangkan selama mengikuti Jamda X Kwarda NTT 2026.

"Mengikuti Jambore Daerah dapat menambah teman dan wawasan lebih luas," kata Satria.

Ia berjanji akan membagikan pengalaman yang diperolehnya kepada teman-teman di sekolahnya di Lembata agar semakin banyak generasi muda yang tertarik mengikuti kegiatan kepramukaan.

Jamda X Kwarda NTT Tahun 2026 mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 581 peserta dan 118 pembina dari 17 Kwartir Cabang (Kwarcab), yakni Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Alor, Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai, Manggarai Barat, Sumba Timur, Sumba Barat Daya, dan Sabu Raijua.

Ketua Panitia Pelaksana,Ambrosius Kodo, mengatakan Jamda X NTT bertujuan membentuk karakter Pramuka Penggalang melalui peningkatan pengetahuan, pengalaman, kedisiplinan, serta kepemimpinan.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memupuk kebersamaan dan mempererat persaudaraan sesama Pramuka, meningkatkan semangat kekeluargaan dan gotong royong.

Jamda, kata dia, dapat menumbuhkan kesadaran mencintai alam dan lingkungan hidup, membangun kemandirian melalui sikap dan pola pikir positif, serta menanamkan penghargaan terhadap perbedaan dan keberagaman sebagai realitas sosial.

"Menghargai perbedaan dan keberagaman sebagai sebuah realitas sosial yang harus dihargai," kata Ambrosius Kodo yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT.

Jamda X Kwarda NTT 2026 berlangsung selama sepekan, mulai 27 Juli hingga 2 Agustus 2026, di Bumi Perkemahan Fatubena, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Ketua Kwarda NTT: Jamda Menjadi Bekal Menuju Jambore Nasional

Dalam sambutannya pada upacara penutupan, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka NTT, Drs. Petrus Sinun Manuk, menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian Jamda X NTT dapat berlangsung dengan aman, lancar, tertib, dan penuh sukacita.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan selama pelaksanaan kegiatan. Namun, seluruh tantangan dapat diatasi berkat kolaborasi antara Kwarda NTT sebagai penyelenggara dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Kupang selaku tuan rumah.

Selain itu, kegiatan tersebut didukung Pemerintah Kabupaten Kupang, seluruh Kwartir Cabang peserta, sekolah, serta berbagai lembaga yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka.

Petrus berkata, Jamda X NTT merupakan ajang uji kemampuan sekaligus persiapan sebelum mengikuti Jambore Nasional XII di Bumi Perkemahan Wilafatika Cibubur, Jakarta.

"Yang berakhir hanyalah perkemahannya, sedangkan semangat persaudaraan dan jiwa kepramukaan kalian baru saja dinyalakan lebih terang," ujar Sinun Manuk.

Ia menuturkan bahwa para peserta telah menunjukkan bahwa generasi muda NTT merupakan generasi yang tangguh, mandiri, kreatif, toleran, dan memiliki daya saing tinggi.

Selama mengikuti kegiatan di Bumi Perkemahan Fatubena, para peserta belajar hidup bersama tanpa memandang perbedaan suku, agama, maupun asal daerah.

Mereka membangun persahabatan, mempererat persaudaraan, serta menciptakan kenangan yang akan menjadi bekal berharga di masa depan.

Sinun Manuk bahkan berpesan agar seluruh peserta menjaga tali persahabatan yang telah terjalin selama mengikuti Jamda.

"Nomor telepon sahabat yang telah kalian simpan, simpanlah dengan baik. Saya yakin suatu saat nanti kalian akan bertemu kembali. Semoga persahabatan yang terjalin selama kegiatan ini menjadi ikatan yang abadi," pesannya.

Menutup sambutannya, Sinun Manuk menegaskan bahwa perjalanan para peserta belum selesai.

Ia mengatakan, Jamda X NTT merupakan kawah candradimuka yang menempa karakter, kemampuan, dan mental para Pramuka Penggalang sebelum tampil di tingkat nasional.

Setelah dari Fatubena, para peserta terpilih akan membawa nama baik Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Jambore Nasional XII di Bumi Perkemahan Wilafatika, Cibubur, Jakarta.

"Perjalanan kita tidak berhenti sampai di Bumi Perkemahan Fatubena ini. Jambore Daerah adalah kawah candradimuka tempat kalian menempa diri dan membuktikan kemampuan," tuturnya.

"Setelah dari sini, kalian akan melanjutkan perjalanan membawa nama harum Nusa Tenggara Timur menuju Jambore Nasional di Bumi Perkemahan Wilafatika Cibubur, Jakarta. Bawalah semangat dari Fatubena ini ke Cibubur," pesan Sinun Manuk.

Kegiatan tersebut secara resmi ditutup oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Yohanes Oktovianus, mewakili Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma. ** (EB)

Reaksi Pembaca:

Kolom Komentar

Suara Pembaca


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan
Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan