Pulang dari Dubai dalam Kondisi Sakit, PMI Asal Ende Jalani Perawatan di Kupang

Redaksi HighlightNTT
Dilihat 76x
Waktu Baca ± 2 Min
Bagikan Artikel
Pulang dari Dubai dalam Kondisi Sakit, PMI Asal Ende Jalani Perawatan di Kupang
Tim BP3MI NTT saat proses penjemputan dan evakuasi medis Surtiningsih di Bandara El Tari Kupang, Minggu, 25 Oktober 2026. Kredit: Aset Highlight NTT

Kupang, HighlightNTT- BP3MI NTT mengevakuasi Surtiningsih binti Kadir Sulaiman (41), pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Ende yang mengalami stroke hemoragik atau pendarahan otak saat bekerja di Dubai, Uni Emirat Arab.

Setelah dipulangkan dari Jakarta, Surtiningsih dibawa ke RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang untuk menjalani perawatan medis lanjutan, Minggu, 25 Oktober 2026.

Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, melalui Ketua Tim Layanan Pemberdayaan BP3MI NTT, Muhammad Geo Amang, mengatakan Surtiningsih berstatus PMI nonprosedural.

"Statusnya PMI Nonprosedural," kata Muhammad Geo Amang kepada HighlightNTT, Senin, 26 Oktober 2026.

Surtiningsih diterbangkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, menggunakan pesawat Lion Air. Pesawat mendarat di Bandara El Tari Kupang, Minggu (25/10) pukul 14.15 WITA.

Tim BP3MI NTT yang dipimpin Muhammad Geo Amang bersama petugas lainnya, tim medis, dan ambulans menjemput Surtiningsih di area apron Bandara El Tari.

Surtiningsih kemudian dibawa menggunakan fasilitas tandu (stretcher) dan ambulans menuju RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang.

Sebelum dipulangkan ke Kupang, Surtiningsih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Tingkat I Said Soekanto, Jakarta, pada 14–25 Oktober 2026.

Diterima Melalui Instalasi Gawat Darurat

BP3MI NTT sebelumnya berkoordinasi dengan manajemen dan tim medis RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang untuk memastikan kesiapan penerimaan pasien.

Karena kedatangan pasien berlangsung pada hari Minggu atau hari libur kerja, Surtiningsih diarahkan untuk mendapatkan pelayanan melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD), sesuai arahan dokter penanggung jawab spesialis, yakni dr. Elric, Sp.BS, dokter spesialis bedah saraf, dan dr. Tya.

Surtiningsih tercatat sebagai peserta BPJS Kesehatan kelas III. Apabila ruang rawat inap kelas III belum tersedia, pasien akan menjalani observasi sementara di IGD hingga tempat tidur atau kamar perawatan tersedia.

"Proses penjemputan dan evakuasi medis Surtiningsih di Bandara El Tari Kupang berlangsung lancar dan aman," ujar BP3MI NTT, melalui Geo Amang.

Geo mengatakan, petugas BP3MI NTT akan terus memantau perkembangan kondisi medis Surtiningsih selama menjalani perawatan di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang.

Selain itu, kata dia, koordinasi dengan keluarga di Kabupaten Ende juga dilakukan untuk mempersiapkan pendampingan dan pemulangan pasien ke daerah asal.

"Pemulangan ke Ende akan dilakukan setelah seluruh rangkaian tindakan medis selesai dan tim dokter menyatakan pasien siap dipulangkan," ujar Geo Amang menambahkan. **(EB)

Reaksi Pembaca:

Kolom Komentar

Suara Pembaca


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan
Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan