Tak Hanya Merawat Budaya, Festival Oebufu Gerakkan Ekonomi Warga
Kupang, HighlightNTT.com- Festival Budaya Oebufu 2026, selain menjadi ruang pelestarian tradisi, tetapi juga membuka peluang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Salah satunya dirasakan Yosni Pela (50), warga Kelurahan Oebufu, Kota Kupang, yang memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menjual aneka makanan.
Yosni membuka stan di lokasi festival dengan menawarkan nasi ayam geprek seharga Rp13.000 per porsi, ubi goreng, dan sejumlah camilan lainnya.
Ia mengaku kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk memasarkan dagangannya kepada pengunjung.
"Festival Budaya membuka kesempatan untuk kami menjual usaha kami, sangat berdampak," kata Yosni, Selasa malam, 20 Oktober 2026.
Warga Oebufu, RT 30/RW 007, itu mengatakan telah berjualan sejak pembukaan Festival Budaya Oebufu pada Senin, 19 Oktober 2026.
Hasil penjualan tersebut ia manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Yosni berharap Festival Budaya Oebufu dapat diselenggarakan secara berkelanjutan dengan kegiatan yang lebih meriah.
Menurut dia, festival semacam ini selain memberikan peluang ekonomi bagi pelaku UMKM, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan warga.
Festival Budaya Oebufu 2026 berlangsung selama tiga hari, 19–21 Oktober 2026, di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan yang berlangsung di wilayah RT 034/RW 008 tersebut melibatkan 56 peserta dalam berbagai perlombaan.
Sejumlah kegiatan yang digelar antara lain peragaan busana daerah, tarian Tebe kreasi, dan pidato bertema pengelolaan sampah.
Festival tahun ini mengusung tema “Merawat Budaya, Mempererat Persaudaraan, dan Memperkuat Persatuan dalam Semangat Sumpah Pemuda”. **(EB)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi
Cari Berita
Trending NTT
Maraknya Kendaraan Pelat Luar dan Bodong di Manggarai Picu Antrean BBM hingga Tekan PAD
Kasus HIV/AIDS di Manggarai Didominasi Usia Produktif, KPAD Genjot Sosialisasi
Waspada Iming-iming Gaji Besar, Polres dan Disnakertrans Manggarai Perketat Pencegahan TPPO
Festival Budaya Oebufu, dari Busana Adat hingga Kampanye Pengelolaan Sampah
Polda NTT Periksa Urine 52 Orang di Tempat Penginapan, ini Hasilnya
BP3MI NTT Fasilitasi Pemulangan Jenazah PMI Asal Adonara, Ingatkan Paspor Bukan Satu-satunya Syarat
OTT KPK di BNPB, DPRD NTT Desak Usut Distribusi Bantuan Gempa Flores
Polsek Maulafa Respons Cepat Aduan Musik Bising, Pemilik Hajatan Matikan Musik
Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Sumba Barat Daya
Pendeta Ina Pimpin Doa untuk Jenazah PMI NTT ke-120 yang Tinggalkan Anak Kembar