Sambut Hari Pangan Sedunia 2026, Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Sumba

Redaksi HighlightNTT
Dilihat 127x
Waktu Baca ± 2 Min
Bagikan Artikel
Sambut Hari Pangan Sedunia 2026, Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Sumba
Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak dalam rangka menyambut Hari Pangan Sedunia Tahun 2026 di Sumba, 22 - 22 Oktober 2026 Kredit: Dok. Izal/HighlightNTT

Tambolaka, HighlightNTT.com- Perum Bulog Cabang Waikabubak bersinergi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kabupaten Sumba Barat Daya, Sumba Barat, dan Sumba Tengah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak dalam rangka menyambut Hari Pangan Sedunia Tahun 2026.

Kegiatan ini berlangsung mulai 21 Oktober 2026, dengan puncak pelaksanaan pada Kamis, 22 Oktober 2026, di sejumlah lokasi, yakni Lapangan Galatama Tambolaka, halaman Gudang Bulog Pogo Tena, Gudang Bulog Kampung Baru, Kantor Cabang Bulog Waikabubak, serta Kecamatan Mamboro, Kabupaten Sumba Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, Bulog menyediakan sejumlah bahan pangan pokok dengan harga di bawah harga pasar, di antaranya beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 15 ton serta MinyaKita sebanyak 10 dus.

Beras SPHP dijual dengan harga Rp60.000 per kemasan 5 kilogram, sedangkan MinyaKita ditawarkan seharga Rp15.000 per liter.

Pelaksanaan GPM mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga mengaku senang dengan adanya penjualan bahan pokok berharga terjangkau yang dinilai membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah pengeluaran sehari-hari.

Selain menyediakan bahan pangan dengan harga lebih murah, kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya menjaga keterjangkauan harga serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan lebih mudah.

Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin, bahkan setiap minggu, sehingga akses terhadap beras dan minyak goreng dengan harga terjangkau dapat terus tersedia.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, sinergi Bulog bersama pemerintah daerah diharapkan dapat mendukung stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus meringankan beban pengeluaran masyarakat di wilayah Sumba. **(Izal/HighlightNTT.com)

Reaksi Pembaca:

Kolom Komentar

Suara Pembaca


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan
Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan