Pilkades Serentak di 44 Desa Kabupaten Manggarai Berlangsung Kondusif, Partisipasi Pemilih Tembus 75 Persen

Redaksi HighlightNTT
Dilihat 130x
Waktu Baca ± 4 Min
Bagikan Artikel
Pilkades Serentak di 44 Desa Kabupaten Manggarai Berlangsung Kondusif, Partisipasi Pemilih Tembus 75 Persen
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Manggarai, Tarsisius R. Asong Kredit: Dok. HighlightNTT/Hafiz

Manggarai, Highlight NTT.com- Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang digelar di 44 desa se-Kabupaten Manggarai berjalan aman, lancar, dan kondusif. Seluruh tahapan pesta demokrasi tingkat desa tersebut, mulai dari distribusi logistik hingga pemungutan dan penghitungan suara pada 8 Oktober, berlangsung sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Manggarai, Tarsisius R. Asong, mengapresiasi dukungan seluruh elemen masyarakat serta aparat keamanan yang menjaga ketertiban. Berdasarkan rekapitulasi di lapangan, tingkat partisipasi pemilih tercatat berada di atas 75 persen.

Terkait warga yang tidak menggunakan hak pilihnya, Tarsisius menjelaskan bahwa hal tersebut mayoritas disebabkan oleh faktor domisili pekerjaan yang berada di luar daerah.

"Secara keseluruhan partisipasi masyarakat di atas 75 persen. Diperkirakan 25 persen yang tidak menggunakan hak pilih itu bukan karena enggan, melainkan banyak warga yang masih terdaftar dalam DPT tetapi mereka bekerja di luar wilayah Kabupaten Manggarai," ujar Tarsisius di Ruteng, Rabu (14/10).

Penyaluran logistik seperti surat suara dan bilik pemungutan suara dilakukan secara serentak satu hari sebelum pemungutan suara, yaitu pada 7 Oktober. Proses distribusi berjalan lancar hingga menjangkau seluruh wilayah desa.

"Kita bisa katakan lancar karena jadwalnya sesuai target. Pemungutan suara selesai jam 14.00 WITA, lalu penghitungan suara. Hampir 90 persen desa selesai sekitar jam 17.00 WITA. Hanya ada beberapa desa yang selesai hingga jam 22.00 WITA karena proses pencatatan dan pengalaman panitia," ungkapnya.

Tahapan Pilkades saat ini memasuki proses pengadministrasian hasil pemungutan suara. Panitia tingkat desa menyampaikan laporan hasil rekapitulasi kepada BPD untuk diteruskan kepada Bupati Manggarai melalui camat setempat.

Berkas dokumen rekapitulasi ditargetkan masuk ke tingkat kabupaten paling lambat pada 17 hingga 18 Oktober. Setelah dokumen diterima lengkap, penerbitan Surat Keputusan (SK) penetapan dan pengesahan Kepala Desa terpilih oleh Bupati Manggarai diproses dalam jangka waktu maksimal 30 hari.

Perolehan Sementara Calon Kepala Desa Peraih Suara Terbanyak Per Kecamatan:

Kecamatan Cibal

1. Desa Barang: Yohanes Jehumin (326 suara)

2. Desa Kentol: Marselinus Fredi Ponggu (312 suara)

3. Desa Pinggang: Velerius Isnoho (485 suara)

4. Desa Riung: Mariano O. Nari (648 suara)

5. Desa Wudi: Gaspar Sandar (521 suara)

Kecamatan Cibal Barat

6. Desa Bangka Ara: Karolus Gadur (141 suara)

7. Desa Lenda: Yosef Bagung, S.Pd (426 suara)

8. Desa Timbu: Bonifasius Harimas (397 suara)

Kecamatan Lelak

9. Desa Bangka Dese: Ferdinandus Jebaru (234 suara)

10. Desa Bangka Lelak: Antonius Hambu, S.Pd (492 suara)

11. Desa Ketang: Makarius Pandok (433 suara)

12. Desa Nati: Stanislaus Lami (258 suara)

13. Desa Ndiwar: Dominikus Dendo (202 suara)

14. Desa Pong Umpu: Yosef Salvius Samsoyo (249 suara)

15. Desa Urang: Walter Ton (336 suara)

Kecamatan Rahong Utara

16. Desa Bangka Ruang: Aleksius Repat (376 suara)

17. Desa Compang Dari: Arnoldus Josi (522 suara)

18. Desa Golo Langkok: Wilibrodus Nipu, S.Pd (501 suara)

19. Desa Wae Mantang: Ferdinandus Jebadur (588 suara)

Kecamatan Reok

20. Desa Bajak: Benediktus Jompang (586 suara)

21. Desa Robek: Petrus Wilibrodus Osong, S.H. (657 suara)

Kecamatan Reok Barat

22. Desa Kajong: Frumentius Gratianus Hono (632 suara)

23. Desa Loce: Walterius Saur (769 suara)

24. Desa Rura: Siprianus Supardi M.Ato (286 suara)

Kecamatan Ruteng

25. Desa Bangka Lao: Yuventus Jehalu (423 suara)

26. Desa Belang Turi: Yohanes Sudi (488 suara)

27. Desa Compang Dalo: Rufinus Lapu (437 suara)

28. Desa Cumbi: Hendrikus Tara (490 suara)

29. Desa Rai: Maksimus Terima (416 suara)

Kecamatan Satarmese

30. Desa Golo Lambo: Makarius Mekarang (256 suara)

31. Desa Ngkaer: Melkior Kantur (230 suara)

32. Desa Papang: Yohanes Sandro (526 suara)

Kecamatan Satarmese Barat

33. Desa Borik: Fransiskus Seman (325 suara)

Kecamatan Satarmese Utara

34. Desa Kole: Maksimus Madur (231 suara)

35. Desa Renda: Bonifasius Hawur (439 suara)

36. Desa Ruang: Yohanes Laman (294 suara)

37. Desa Todo: Martalina Siahaan (354 suara)

Kecamatan Wae Rii

38. Desa Golo Cador: Damianus Sap (961 suara)

39. Desa Golo Watu: Yeremias Hasu (576 suara)

40. Desa Longko: Hendrikus Tanggul (442 suara)

41. Desa Ndehes: Fabianus Jemadu (493 suara)

42. Desa Ranaka: Marselinus Amat, S.Fil (518 suara)

43. Desa Satar Ngkeling: Hironimus Samlan (583 suara)

44. Desa Wae Mulu: Afelinus Jarung (299 suara)

Terkait wacana digitalisasi (e-voting) untuk Pilkades di masa mendatang, Dinas PMD Kabupaten Manggarai masih mempertimbangkan efisiensi anggaran daerah serta kesiapan sosialisasi pemilih di tingkat desa, sehingga sistem pemungutan suara manual saat ini masih dinilai sebagai pilihan yang paling efisien dan efektif. **(Hafiz/Highlight NTT)

Reaksi Pembaca:

Kolom Komentar

Suara Pembaca


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan
Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan