Loyalis Jokowi Sebut Christian Widodo Calon Pemimpin Nasional, Calon Gubernur NTT

Emanuel Boli
Dilihat 69x
Waktu Baca ± 3 Min
Bagikan Artikel
Loyalis Jokowi Sebut Christian Widodo Calon Pemimpin Nasional, Calon Gubernur NTT
Loyalis Joko Widodo, Andi Aswan (kiri) dan Ketua DPW PSI NTT, dr. Christian Widodo saat jumpa pers di Hotel Harper, Kota Kupang, Sabtu (1/8) Kredit: Dok. HighlightNTT/EB

Kota Kupang- Loyalis Joko Widodo (Jokowi), Andi Aswan, menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus memberikan dukungan kepada para kader muda yang memiliki potensi menjadi pemimpin nasional.

Hal itu disampaikan dalam jumpa pers di Hotel Harper, Kota Kupang, NTT, Sabtu (1/8/2026), saat menghadiri rangkaian kegiatan Rakorda PSI Kota Kupang, yang juga dihadiri Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Aswan secara khusus memuji Ketua DPW PSI NTT sekaligus Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo. Dia berkata, Christian merupakan salah satu figur muda yang memiliki kapasitas untuk tampil di tingkat nasional.

"Di samping kiri saya, ada Wali Kota terganteng se-Indonesia, smart, dan ini adalah salah satu masa depan dari bagian timur Indonesia untuk maju di pentas nasional. Kita doakan beliau akan sehat-sehat selalu dan maju terus ke pentas nasional, sekurang-kurangnya calon gubernur lah untuk NTT," ujar Aswan.

Ketua Umum Jokowi Mania (JoMan) itu juga memperkenalkan mantan Bupati Aceh Timur dua periode, Roky, yang hadir dalam kesempatan tersebut.

"Di belakang saya ini, ada mantan bupati dua periode dari Aceh Timur, Bung Roky. Di Barat ada Bung Roky, di Timur ada Dokter Kristian (Christian)," katanya.

"Mereka adalah bibit-bibit unggul, calon pemimpin masa depan nasional ke depan. Maju terus PSI, selamat atas Rakorda PSI yang digelar di Kota Kupang, yang juga dihadiri oleh Pak Jokowi," ucapnya.

Selain itu, Andi Aswan mengatakan bahwa antusiasme masyarakat dalam berbagai agenda yang dihadiri Jokowi di Kota Kupang menjadi bukti kuat bahwa Presiden ke-7 RI tersebut masih mendapat tempat di hati masyarakat.

Ia menyebutkan, masyarakat NTT memadati kegiatan Car Free Day yang digelar pada Sabtu (1/8/2026) pagi dan juga menunjukkan antusiasme tinggi saat Karnaval Gajah pada sore hari.

"Bahwasannya, Pak Jokowi itu dicintai oleh seluruh rakyat Indonesia pada umumnya, dan khususnya pulang kampung untuk seluruh masyarakat NTT," pungkas Aswan.

Sementara itu, Ketua DPD PSI NTT, dr. Christian Widodo, memaparkan perkembangan struktur organisasi PSI di NTT.

Ia mengatakan, pembentukan struktur Dewan Pimpinan Daerah (DPD) telah mencapai 100 persen, sedangkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) hampir 100 persen.

"Kita sangat optimis dengan perkembangan PSI di NTT. Kuncinya ada tiga. Yang pertama, pembenahan struktur, yang kedua mencari caleg-caleg potensial, dan yang terakhir hadir dan kerja untuk rakyat," tuturnya.

"Jadi, kalau saya boleh bagi dalam tiga bagian besar, itulah tiga bagian besar yang harus kita kerjakan. Jadi, saya sangat optimis, PSI di NTT akan berkembang pesat," kata Dokter Christian.

Lebih lanjut, ia mengeklaim bahwa PSI NTT menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia dari sisi capaian politik.

PSI di NTT, sebut dia, saat ini memiliki enam kursi di tingkat provinsi, total 34 kursi DPRD, dan empat kepala daerah.

"Di provinsi itu ada enam kursi, lebih dari satu fraksi. Total ada 34 kursi, kita punya ada empat kepala daerah, dan ada kepala daerah yang kita usung dan dukung juga menang, termasuk bapa gubernur (Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena)," sebutnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi NTT juga menyampaikan optimisme bahwa jumlah kursi PSI akan terus bertambah pada pemilu mendatang.

"Saya yakin, kursinya akan terus bertambah dengan target setiap dapil harus punya kursi. Jadi,b contoh, DPRD ada delapan dapil, minimal ada delapan kursi. Di Senayan, kita punya dua dapil, kita target dua kursi," pungkasnya. ** (EB)

Reaksi Pembaca:

Kolom Komentar

Suara Pembaca


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan
Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan