Gerai Indomaret di Kupang Dibobol, Brankas ATM BRI hingga Kaset Uang Ditemukan Kosong
Kota Kupang- Gerai ritel modern Indomaret di wilayah Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, dibobol maling.
Polisi yang mendatangi lokasi menemukan sistem alarm dan CCTV dalam keadaan mati, sementara kabel instalasi kamera pengawas terputus.
Aksi pencurian tersebut baru diketahui pada Selasa, 22 September 2026, sekitar pukul 06.40 Wita.
Saat itu, karyawan hendak membuka toko untuk memulai aktivitas kerja dan mendapati kondisi gerai yang diduga telah dibobol.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kupang Tengah.
Tidak lama berselang, Kapolsek Kupang Tengah Ipda Thoerangga Enoch A. Rohi bersama personel piket mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Tim Inafis Polres Kupang kemudian melakukan olah TKP serta mengumpulkan sejumlah barang bukti dan petunjuk untuk kepentingan penyelidikan.
Kapolres Kupang AKBP Adhitya Octorio Putra bersama Wakapolres Kupang, Kasat Reskrim, dan Kasat Intelkam turut mendatangi lokasi untuk memantau langsung proses penanganan kasus tersebut.
Sejumlah Kerusakan Ditemukan
Berdasarkan pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah kondisi yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian.
Sistem alarm dan CCTV toko ditemukan dalam keadaan mati. Kotak DVR CCTV juga dalam keadaan terbuka, sedangkan kabel instalasi CCTV ditemukan terputus.
Polisi turut menemukan brankas mesin ATM BRI dalam keadaan terbuka.
Sebanyak lima boks kaset tempat penyimpanan uang ditemukan kosong dan berada di dalam gudang Indomaret.
Kerusakan juga ditemukan pada bagian bangunan. Dinding pemisah antara toko dan gudang sebelah kiri dalam kondisi jebol.
Plafon gudang bagian kiri mengalami kerusakan, termasuk bagian seng yang ditemukan dalam kondisi robek.
Di lokasi tersebut polisi juga menemukan sebuah tangga lipat. Selain itu, laci brankas uang toko dalam keadaan terbuka dan sejumlah barang dagangan tampak berserakan.
Beberapa kamera CCTV juga ditemukan dalam kondisi rusak.
"Hingga saat ini personel gabungan Polres Kupang dan Polsek Kupang Tengah sedang melakukan olah TKP," kata Kasi Humas Polres Kupang Ipda Randy Hidayat saat dikonfirmasi wartawan, Selasa, 22 September 2026.
Polisi Periksa Saksi
Dalam proses penyelidikan, penyidik telah meminta keterangan dari sejumlah saksi. Salah satunya adalah pelapor sekaligus korban bernama Aditia Tlonaen (21), yang berstatus sebagai karyawan Indomaret dan Bank BRI.
Satreskrim Polres Kupang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Polisi juga mendalami sejumlah barang bukti serta petunjuk yang ditemukan di lokasi kejadian.
Polres Kupang mengimbau masyarakat, khususnya pemilik dan pengelola tempat usaha, untuk meningkatkan sistem keamanan.
Pemilik usaha diminta memastikan kamera CCTV dan sistem alarm berfungsi dengan baik.
Polisi juga meminta masyarakat segera melaporkan hal-hal yang mencurigakan melalui layanan Call Center Polri 110. **(EB)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi
Cari Berita
Trending NTT
Penanganan Kebakaran dan Pengelolaan Sampah di TPA Ncolang Manggarai Terus Diupayakan di Tengah Berbagai Kendala
Diduga Mabuk Miras, Seorang Anak Diduga Aniaya Ayah Kandung hingga Luka di Kepala
Polda NTT Buka Kembali Kasus Dugaan TPPO, 2 Berkas Perkara Lengkap
Usai 1,5 Tahun Pimpin Polda NTT, Rudi Darmoko Serahkan Pataka kepada Reza Arief Dewanto
Mengapa Fenomena Haze di Manggarai Terjadi? Ini Penjelasan Resmi BMKG
Kapolda NTT Reza Arief Dewanto Tiba di Kupang, Serah Terima Pataka Digelar Malam Ini
Dua PMI Asal Lembata dan Flores Timur Meninggal di Malaysia, Ini Penyebabnya
Sepulang dari Gereja, Kalung Warga Kupang Dijambret, 2 Tersangka Diserahkan ke Jaksa
Kabur ke NTT, V.A.T. Ditangkap Polisi di Soe Usai Diduga Tendang Motor Korban hingga Tewas
Ahli Hukum Pidana Minta Kasus Dokter Icha Segera P-21: Jangan Ragu-ragu