Bupati SBD Tinjau Warga Terdampak Gempa, 56 Rumah dan 13 Fasilitas Umum Rusak

Redaksi HighlightNTT
Dilihat 115x
Waktu Baca ± 3 Min
Bagikan Artikel
Bupati SBD Tinjau Warga Terdampak Gempa, 56 Rumah dan 13 Fasilitas Umum Rusak
Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla turun langsung meninjau kondisi warga terdampak gempa bumi di wilayah Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Minggu (4/10/2026). Kredit: Highlight NTT/Izal

Sumba Barat Daya, Highlight NTT- Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla turun langsung meninjau kondisi warga terdampak gempa bumi di wilayah Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Minggu (4/10/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan penanganan darurat dan pendataan kerusakan pascagempa yang mengguncang wilayah Sumba Barat Daya pada Minggu pagi.

Gempa bumi terjadi pada Minggu (4/10/2026) pukul 06.55 WITA dengan pusat gempa berada di wilayah Kodi. Berdasarkan pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumba Barat Daya hingga pukul 18.00 WITA, gempa menyebabkan sejumlah rumah warga dan fasilitas umum mengalami kerusakan.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Ratu Wulla didampingi Kepala BPBD, Kepala Dinas Koperasi, dan Kepala Dinas Perumahan. Rombongan juga didampingi Camat Kodi, Camat Kodi Bangedo, Kapolsek Kodi, dan Kapolsek Kodi Bangedo.

Bupati Wulla menyapa langsung warga terdampak dan mendengarkan kondisi yang mereka alami. Pemerintah daerah memastikan koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) terus dilakukan untuk mempercepat penanganan di lapangan.

Kehadiran Bupati SBD bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur kepolisian juga menjadi bentuk dukungan kepada masyarakat agar tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Berdasarkan laporan BPBD Sumba Barat Daya per pukul 18.00 WITA, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu orang mengalami luka ringan.

Korban tersebut, yakni Odoridus J. Kaka (26), warga Desa Bondo Kodi, Kecamatan Kodi. Ia mengalami luka ringan setelah tertimpa reruntuhan bangunan dan saat ini menjalani perawatan rawat jalan.

Sementara itu, BPBD mencatat 56 data kerusakan rumah warga telah terdata. Berdasarkan data sementara, kerusakan tersebut terdiri atas 1 rumah rusak berat (RB), 6 rumah rusak sedang (RS), dan 33 rumah rusak ringan (RR), serta 16 rumah lain menanti penjelasan lanjutan BPBD.

Kerusakan rumah warga antara lain berupa tembok retak, gewel atau bagian atap runtuh, serta kerusakan pada bagian teras dan slop bangunan.

Kerusakan dilaporkan tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Kodi, Kodi Bangedo, Kodi Utara, Kodi Balaghar, Wewewa Selatan, dan Kota Tambolaka.

Selain rumah warga, sebanyak 13 lokasi fasilitas umum juga tercatat mengalami kerusakan. Dari jumlah tersebut, 12 fasilitas rusak berat (RB) dan 1 fasilitas rusak sedang (RS).

Fasilitas umum yang terdampak meliputi rumah ibadah seperti gereja, fasilitas pendidikan seperti sekolah dasar, fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan pustu, kantor jaga PLN, serta balai desa/KB.

Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya melalui instansi terkait masih melakukan pendataan dan koordinasi di lapangan guna memastikan keselamatan warga serta mempercepat penanganan terhadap dampak kerusakan akibat gempa.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada serta mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan kondisi pascagempa. **(Izal/Highlight NTT)

Reaksi Pembaca:

Kolom Komentar

Suara Pembaca


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan
Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan