STIPAS Keuskupan Agung Kupang Seleksi Mahasiswa Baru melalui TPA dan Wawancara
Kota Kupang- STIPAS Keuskupan Agung Kupang menyelenggarakan Tes Potensi Akademik (TPA) dan wawancara sebagai bagian dari proses seleksi penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027.
Kegiatan seleksi tersebut berlangsung selama dua hari, mulai Kamis (6/8/2026) hingga Jumat (7/8/2026), sebagai tahapan untuk menjaring calon mahasiswa yang memenuhi kualifikasi akademik maupun karakter.
Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru, RD. Dr. Antonius I. N. Tukan, dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah memilih STIPAS Keuskupan Agung Kupang sebagai tempat melanjutkan pendidikan tinggi.
"Kami mengucapkan terima kasih karena telah memilih STIPAS Keuskupan Agung Kupang. Ikutilah seluruh rangkaian seleksi yang telah dipersiapkan oleh panitia dengan baik. Semoga seluruh peserta dapat mengikuti proses ini dengan lancar dan memperoleh hasil yang terbaik," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa hasil Tes Potensi Akademik dan wawancara akan direkapitulasi serta dibahas bersama oleh panitia dan pihak lembaga untuk menentukan peserta yang dinyatakan lulus maupun tidak lulus dalam proses seleksi penerimaan mahasiswa baru.
Dia mengatakan, pengumuman resmi hasil seleksi dijadwalkan akan disampaikan pada Senin, 10 Agustus 2026.
Pada kesempatan yang sama, RD. Aloysius E. Monteiro, selaku Wakil Ketua III STIPAS Keuskupan Agung Kupang, memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan seleksi dengan penuh kesungguhan.
"Peserta yang mengikuti seleksi tahun ini cukup banyak. Karena itu, tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Semoga kalian dapat menjawab dengan baik seluruh soal Tes Potensi Akademik maupun mengikuti wawancara dengan percaya diri," pesannya.
Untuk diketahui, pelaksanaan Tes Potensi Akademik dan wawancara tersebut, STIPAS Keuskupan Agung Kupang berharap dapat menjaring calon mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik, karakter yang baik, serta komitmen untuk menempuh pendidikan pastoral.
Lulusan yang diterima nantinya diharapkan siap mengabdikan diri bagi Gereja dan masyarakat melalui pelayanan yang profesional, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai Kristiani. ** (VKM)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi