Undana dan Pemkab Sikka Perbarui MoU, Pascasarjana Teken MoA: Ikhtiar Nyata Kampus Hadir untuk Daerah

Redaksi HighlightNTT
Dilihat 115x
Waktu Baca ± 5 Min
Bagikan Artikel
Undana dan Pemkab Sikka Perbarui MoU, Pascasarjana Teken MoA: Ikhtiar Nyata Kampus Hadir untuk Daerah
Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago bersama Direktur Pascasarjana Undana, Dr. Hamza H. Wulakada, M.Si usai penandatanganan MoA di Ruang Rapat Rektor Undana, Jumat, 17 Juli 2026. Kredit: Istimewa

Kupang- Universitas Nusa Cendana (Undana) dan Pemerintah Kabupaten Sikka resmi memperbarui Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai bentuk penguatan kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia, pelayanan kesehatan, pendidikan, penelitian, hingga pengembangan sektor-sektor unggulan daerah.

Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Rektor Undana, Jumat (17/7/2026), dan dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (Memorandum of Agreement/MoA) antara Program Pascasarjana Undana dan Pemerintah Kabupaten Sikka.

MoU ditandatangani oleh Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., bersama Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, sedangkan MoA ditandatangani Direktur Pascasarjana Undana, Dr. Hamza H. Wulakada, bersama Bupati Juventus.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen kedua institusi dalam memperkuat pembangunan daerah melalui kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah. Momentum ini juga bertepatan dengan rangkaian kegiatan menyongsong Dies Natalis ke-64 Undana.

Rektor Undana, Prof Jefri Bale menegaskan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi yang dihasilkan perguruan tinggi tidak boleh berhenti sebagai konsep akademik semata, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia mengatakan, hasil riset dan inovasi kampus harus mampu mendukung penguatan sumber daya manusia, mengoptimalkan potensi lokal, mempercepat hilirisasi produk unggulan, serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan di Kabupaten Sikka.

Rektor juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pemerintah Kabupaten Sikka yang dinilai menjadi awal yang baik bagi penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

"MoU tersebut segera ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama teknis dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat," harap dia.

Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari komunikasi yang telah dibangun hampir sebulan sebelumnya. Proses tersebut diawali dengan kunjungan silaturahmi Bupati Sikka ke Program Pascasarjana Undana untuk berdiskusi bersama Direktur Pascasarjana mengenai berbagai kebutuhan pembangunan daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sikka menyampaikan kebutuhan akan dukungan keilmuan dari perguruan tinggi, sementara Undana menyatakan komitmennya menghadirkan implementasi Tridarma Perguruan Tinggi yang lebih berdampak bagi pembangunan daerah.

Salah satu program yang menjadi fokus utama dalam kerja sama tersebut adalah pelaksanaan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program unggulan Pascasarjana Undana ini diharapkan menjadi solusi bagi aparatur maupun masyarakat yang telah memiliki pengalaman panjang dalam pengabdian kepada daerah, namun belum memperoleh pengakuan akademik secara formal.

Bupati Sikka, JPYK menegaskan bahwa RPL menjadi salah satu prioritas dalam pengembangan sumber daya manusia birokrasi di Kabupaten Sikka. Ia mengatakan, program tersebut menjadi wujud keterbukaan perguruan tinggi dalam menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

Selain pengembangan SDM melalui RPL, Pemerintah Kabupaten Sikka juga meminta dukungan UNDANA dalam pemenuhan tenaga dokter spesialis, khususnya spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) serta anestesi yang masih menjadi kebutuhan mendesak di daerah.

Di bidang pendidikan, kerja sama diarahkan untuk mendukung program Sikka Cerdas Merata, yang merupakan bagian dari agenda pembangunan Enam Tekad Maumere Baru. Program tersebut menargetkan setiap keluarga miskin ekstrem di Kabupaten Sikka memiliki minimal satu lulusan sarjana.

Kolaborasi juga mencakup pengembangan sektor kelautan dan perikanan, pariwisata, peternakan, serta pertanian melalui kajian ilmiah, penelitian, dan inovasi yang dikembangkan oleh sivitas akademika Undana.

Momentum penandatanganan kerja sama ini juga memiliki makna emosional karena Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, merupakan alumnus Undana. Ia berharap almamaternya dapat terus mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Sikka.

Sebaliknya, Direktur Pascasarjana Undana, Dr. Hamza berharap pengalaman yang diperoleh Bupati selama menempuh pendidikan di Undana dapat diwujudkan melalui kebijakan-kebijakan yang berpihak pada kemajuan masyarakat Kabupaten Sikka.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pascasarjana Undana, Dr. Hamza Huri Wulakada juga mengajak aparatur sipil negara dan seluruh sumber daya manusia di Kabupaten Sikka untuk memanfaatkan program RPL maupun Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang kini diselenggarakan Pascasarjana Undana sehingga proses studi dapat dilakukan tanpa meninggalkan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Bahkan, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago direncanakan akan melanjutkan pendidikan sebagai mahasiswa Pascasarjana Undana.

"Sebuah kehormatan bisa memediasi rombongan belajar dari Sikka. Sebelumnya, hal serupa juga sudah kami lakukan bersama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Universitas Nusa Lontar, dan keluarga besar Sinode GMI," ujar Direktur Pascasarjana Undana, Dr. Hamza.

Lebih lanjut, ia berharap Pascasarjana Undana menjadi pilihan yang bijak untuk saling menguatkan sumber daya manusia di daerah ini. Direktur Pascasarjana juga menilai semangat Bupati Sikka untuk kembali melanjutkan pendidikan di tengah kesibukannya memimpin daerah merupakan teladan bagi generasi muda.

Ia mengisahkan bahwa semasa menjadi mahasiswa Undana, Juventus Prima Yoris Kago dikenal aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Ia pernah menjabat Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Undana, Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang, hingga menjadi Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI.

Menurut Dr. Hamza, pengalaman organisasi tersebut justru menumbuhkan semangat untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan sepanjang hayat.

Penandatanganan MoU dan MoA ini menjadi penegasan komitmen Undana, yang memasuki usia ke-64 tahun, untuk terus menghadirkan perguruan tinggi yang tidak hanya berperan dalam pengembangan akademik, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan di Nusa Tenggara Timur.

Kolaborasi antara Undana dan Pemerintah Kabupaten Sikka diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul, memperkuat daya saing daerah, serta menghadirkan solusi ilmiah bagi berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang. ** (R/HLNTT01)

Reaksi Pembaca:

Kolom Komentar

Suara Pembaca


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan
Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan