Linguistik Undana Gelar Workshop Internasional Dokumentasi Bahasa, Gandeng NTU Singapura dan Tokyo University

Redaksi HighlightNTT
Dilihat 79x
Waktu Baca ± 3 Min
Bagikan Artikel
Linguistik Undana Gelar Workshop Internasional Dokumentasi Bahasa, Gandeng NTU Singapura dan Tokyo University
Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi membuka The International Workshop on Language Documentation and Linguistic Fieldwork Training, Senin, 20 Juli 2026.  Kredit: PS Undana

Kupang- Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi membuka The International Workshop on Language Documentation and Linguistic Fieldwork Training, Senin, 20 Juli 2026.

Mengusung tema Language Documentation Theory and Practice, kegiatan ini menjadi wujud komitmen Undana dalam memperkuat kiprah internasional di bidang linguistik sekaligus memperluas jejaring akademik dengan perguruan tinggi dunia.

Workshop internasional tersebut merupakan hasil kolaborasi tahun ketiga antara UNDANA dan Nanyang Technological University (NTU) Singapura.

Kegiatan ini diselenggarakan melalui kerja sama Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan Program Studi Ilmu Linguistik Pascasarjana Undana, yang keduanya telah mengantongi akreditasi internasional.

Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat reputasi akademik UNDANA di tingkat global, khususnya di bidang linguistik dan pendidikan bahasa Inggris di kawasan Asia Tenggara.

Hadirkan Pakar Linguistik dari Tiga Negara

Hari pertama workshop menghadirkan sejumlah akademisi dan pakar linguistik dari Indonesia, Singapura, dan Jepang.

Asst. Prof. Tamisha L. Tan, Ph.D dari NTU Singapura tampil sebagai narasumber utama dengan materi mengenai teori dan praktik dokumentasi bahasa.

Sementara itu, akademisi Undana, Dr. Jermy I. Balukh, S.S., M.Hum memaparkan kondisi serta dinamika perkembangan bahasa-bahasa daerah di Nusa Tenggara Timur.

Workshop ini juga semakin istimewa dengan kehadiran Prof. Asako Shiohara dari Tokyo University sebagai narasumber tamu internasional.

Kehadirannya memperkaya perspektif peserta mengenai praktik dokumentasi bahasa di tingkat global sekaligus mempertegas kolaborasi lintas negara yang dibangun Undana.

Sinergi antara Undana, NTU Singapura, dan Tokyo University menunjukkan semakin kuatnya posisi kampus tersebut sebagai jembatan pertukaran ilmu pengetahuan di bidang linguistik antara Indonesia dan dunia internasional.

Berlangsung Enam Hari dengan Materi Intensif

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di Gedung Pascasarjana Universitas Nusa Cendana, Kupang, yang telah disiapkan sebagai pusat kegiatan akademik dan ruang kolaborasi internasional.

Workshop dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai 20 hingga 25 Juli 2026, dengan agenda yang padat dan berorientasi pada praktik.

Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan pukul 08.00 WITA, kemudian dilanjutkan dengan kuliah teori, praktik perekaman audio (audio recording), latihan transkripsi (transcription), hingga penyusunan ortografi.

Rangkaian materi tersebut dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep dokumentasi bahasa secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkan metode tersebut secara langsung dalam kegiatan lapangan.

Workshop memanfaatkan fasilitas modern di lingkungan Pascasarjana Undana yang mendukung pelaksanaan praktik dokumentasi bahasa.

Ruang seminar dilengkapi dengan perangkat untuk perekaman audio, transkripsi, serta pengelolaan data linguistik. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang akademik turut menciptakan suasana belajar yang interaktif, dinamis, dan kolaboratif.

Melalui workshop ini, Undana menargetkan peningkatan kapasitas akademisi dan mahasiswa dalam linguistic fieldwork atau penelitian lapangan linguistik.

Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong lahirnya publikasi ilmiah bertaraf internasional.

Perpaduan antara kuliah teori, praktik lapangan, serta pemanfaatan perangkat lunak linguistik diharapkan mampu menghasilkan dokumentasi bahasa yang berkualitas dengan tetap menjunjung tinggi etika akademik.

Dengan dukungan penuh dari NTU Singapura, Tokyo University, dan Universitas Nusa Cendana, workshop ini menjadi momentum penting dalam memperluas jejaring akademik global sekaligus memperkuat posisi Kupang sebagai salah satu pusat pengembangan ilmu linguistik di kawasan Indonesia Timur. ** (PS)

Reaksi Pembaca:

Kolom Komentar

Suara Pembaca


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan
Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan