STIKOM Artha Buana Kupang Lepas 47 Mahasiswa Magang untuk Perkuat Kompetensi dan Kesiapan Kerja
Kota Kupang- STIKOM Artha Buana Kupang secara resmi melepas 47 mahasiswa untuk mengikuti program magang Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.
Pelepasan berlangsung di Aula STIKOM Artha Buana Kupang, Rabu (5/8/2026), menjadi bagian dari upaya kampus dalam memperkuat kompetensi profesional mahasiswa sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja melalui pengalaman belajar langsung di berbagai instansi mitra.
Program magang tahun ini diikuti oleh 47 mahasiswa, yang terdiri atas dua mahasiswa Magang I dan 45 mahasiswa Magang II.
Mereka akan ditempatkan di berbagai instansi pemerintah, swasta, maupun lembaga lainnya yang tersebar di Kota Kupang, Kabupaten Belu, dan Kabupaten Lembata.
Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus mengembangkan kompetensi profesional sesuai kebutuhan dunia kerja.
Kegiatan pelepasan dihadiri Ketua Yayasan Gemma Galgani, Yohanes Sukardi, Sekretaris Yayasan Gemma Galgani, Dominikus Pati, serta jajaran pimpinan STIKOM Artha Buana Kupang yang terdiri atas Ketua, Wakil Ketua, dan Ketua Program Studi Teknik Informatika.
Kehadiran unsur yayasan dan pimpinan kampus menunjukkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program magang sebagai bagian penting dari proses pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning).
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Gemma Galgani, Yohanes Sukardi, menegaskan pentingnya kepemilikan Sertifikat Kompetensi (SerKom) sebagai salah satu indikator kesiapan lulusan dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Menurut dia, selain memiliki kemampuan akademik yang baik, lulusan perguruan tinggi juga harus mampu membuktikan kompetensinya melalui sertifikasi yang diakui oleh dunia industri.
"Dunia kerja saat ini tidak hanya melihat nilai akademik, tetapi juga menilai kompetensi yang dimiliki oleh lulusan," katanya.
Oleh karena itu, ungkap dia, Sertifikat Kompetensi menjadi nilai tambah yang sangat penting untuk meningkatkan daya saing dan kepercayaan dunia industri terhadap lulusan STIKOM Artha Buana Kupang.
Sementara itu, Ketua STIKOM Artha Buana Kupang, Yohanes Payong, memberikan motivasi kepada seluruh mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan magang sebagai media pembelajaran nyata untuk mengembangkan keterampilan teknis, kemampuan komunikasi, etika profesi, serta membangun jejaring profesional.
Ia mengingatkan bahwa magang bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi merupakan proses pembentukan karakter dan kompetensi yang akan menjadi bekal penting dalam memasuki dunia kerja.
"Manfaatkan waktu magang dengan sebaik-baiknya untuk belajar, beradaptasi, dan menunjukkan sikap profesional di tempat magang. Jadikan pengalaman ini sebagai sarana memperkuat kompetensi sekaligus membangun kepercayaan dari instansi tempat kalian ditempatkan," kata dia.
"Setelah menyelesaikan magang, persiapkan diri dengan sungguh-sungguh untuk tahapan akademik berikutnya, yaitu penyusunan Tugas Akhir sebagai langkah menuju kelulusan," pesan Yohanes Payong.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Program Studi Teknik Informatika, Jose Augusto Duarte Guterres turut mengingatkan seluruh mahasiswa agar senantiasa menjaga nama baik almamater selama menjalani program magang.
Ia berharap, mahasiswa menjunjung tinggi disiplin, integritas, tanggung jawab, serta mampu bekerja sama dengan seluruh pihak di lingkungan kerja.
Program magang merupakan salah satu implementasi kurikulum berbasis luaran atau Outcome-Based Education (OBE) yang diterapkan STIKOM Artha Buana Kupang.
Melalui program ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengintegrasikan teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik profesional di lapangan.
Dengan demikian, mereka diharapkan mampu meningkatkan kompetensi teknis maupun keterampilan nonteknis (soft skills) yang menjadi kebutuhan utama dunia kerja saat ini.
Melalui penempatan mahasiswa di berbagai instansi di Kota Kupang, Kabupaten Belu, dan Kabupaten Lembata, para peserta magang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi tempat mereka belajar sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dengan dunia kerja.
Pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program magang diharapkan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menyelesaikan studi, meningkatkan daya saing lulusan, serta mencetak sumber daya manusia yang unggul, profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi maupun industri di masa depan. ** (EM)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi