Selain Tiga Anggota DPRD TTU, Keluarga dr. Icha Minta Periksa Oknum Dokter Hewan
Kupang- Keluarga almarhumah dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha meminta agar pemeriksaan terkait dugaan intimidasi yang terjadi di RSU Leona tidak hanya menyasar tiga oknum anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), tetapi juga seorang aparatur sipil negara (ASN) yang berprofesi sebagai dokter hewan dan diduga ikut terlibat dalam peristiwa tersebut.
Permintaan itu disampaikan oleh pihak keluarga melalui Fabianus Banase kepada wartawan di Kupang, Kamis, 2 Juli 2026 pukul 13.00 WITA. Ia menyebutkan, oknum ASN tersebut diduga ikut terlibat bersama tiga anggota DPRD TTU dalam dugaan intimidasi yang terjadi di RSU Leona.
"Kita minta salah satu ASN, katanya oknum dokter hewan yang turut terlibat juga dalam aksi "bar-bar" (dugaan intimidasi) itu bersama tiga anggota DPRD itu yang diduga itu adalah istri dari Norbertus Tubani (anggota DPRD TTU Fraksi PKB)," kata Fabi.
Selain meminta pihak kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap oknum ASN tersebut, keluarga juga meminta Bupati Timor Tengah Utara, Falentinus Kebo agar memerintahkan Inspektorat Daerah melakukan pemeriksaan secara internal.
"Kami keluarga meminta kiranya Bupati memerintahkan Inspektorat Daerah Timor Tengah Utara memeriksa oknum ASN ini," ujarnya.
Fabianus menuturkan, oknum dokter hewan tersebut diduga ikut memprovokasi dalam dugaan intimidasi terhadap dr. Icha saat berada di RSU Leona.
Ia menyebutkan, oknum ASN dokter hewan tersebut bahkan juga menyampaikan pengalamannya menangani pasien yang mengalami gigitan ular.
"Dia juga ikut memprovokasi bahwa dia pernah tangani pasien yang kena pagut ular dan dia pernah suntik juga pasien yang kena pagut ular," kata Fabi.
Ia menjelaskan, oknum dokter hewan yang dimaksud berinisial T dan katanya bekerja sebagai staf veteriner pada Dinas Peternakan Kabupaten Timor Tengah Utara.
Sementara itu, anggota DPRD TTU, Norbertus Tubani, saat dikonfirmasi enggan memberikan banyak keterangan. Ia mengatakan saat ini masih menjalani proses di Badan Kehormatan (BK) DPRD TTU.
Terkait rencana keluarga dr. Icha yang akan melaporkan dirinya bersama dua anggota DPRD TTU lainnya, termasuk dugaan keterlibatan istrinya, Norbertus meminta agar seluruh pertanyaan disampaikan kepada kuasa hukumnya.
"Siang kaka blm (belum) bisa hari kita masih di BK (Badan Kehormatan). Terkait itu nanti hubungi PH kami Pak Bildad Tonak. Nanti di PH saja," tulis Norbertus melalui pesan WhatsApp.
Sementara itu, advokat muda Bildad Torino Mauridz Thonak, saat dikonfirmasi menyatakan akan memberikan tanggapan, besok.
"Kk ijin nanti besok b (saya) informasikan e," katanya singkat melalui pesan WhatsApp.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari oknum dokter hewan berinisial T maupun Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara terkait permintaan keluarga agar dilakukan pemeriksaan terhadap oknum ASN tersebut. ** (EB)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi