Raih 37 Suara, Johanis Jermias Kembali Terpilih sebagai Direktur Politani Kupang

Emanuel Boli
Dilihat 129x
Waktu Baca ± 3 Min
Bagikan Artikel
Raih 37 Suara, Johanis Jermias Kembali Terpilih sebagai Direktur Politani Kupang
Baliho Calon Direktur Politeknik Pertanian Negeri Kupang Periode 2026-2030 Kredit: Dok. HighlightNTT/EB

Kota Kupang- Johanis A. Jermias, S.Pt., M.Sc. kembali terpilih sebagai Direktur Politeknik Pertanian Negeri Kupang (Politani Kupang) periode 2026–2030 setelah meraih 37 suara dalam pemilihan yang melibatkan 25 anggota Senat dan 13 perwakilan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Pemilihan berlangsung di Gedung CC Lantai 2 Kampus Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Jalan Prof. Dr. Herman Johanes, Lasiana, Kupang, Kamis, 13 Agustus 2026. Proses pemilihan dimulai sekitar pukul 09.30 WITA melalui Rapat Senat Politeknik Pertanian Negeri Kupang.

Dalam pemilihan tersebut, Johanis A. Jermias unggul jauh dari dua calon lainnya. Prof. Catootjie L. Nalle, Ph.D memperoleh satu suara, sedangkan Micha Snoverson Ratu Rihi, S.P., M.Si. tidak memperoleh suara.

Berdasarkan hasil pemungutan dan penghitungan suara, Johanis A. Jermias memperoleh 37 suara, Prof. Catootjie L. Nalle memperoleh satu suara, sedangkan Micha Snoverson Ratu Rihi memperoleh nol suara. Proses pemungutan dan penghitungan suara dipandu oleh Ketua Panitia Pemilihan, Dr. Laurensius Lehar, S.P., M.P.

Setelah penghitungan suara selesai, Ketua Senat Politeknik Pertanian Negeri Kupang meminta persetujuan anggota Senat bersama perwakilan Menteri untuk mencantumkan nama calon yang memperoleh suara terbanyak ke dalam Berita Acara Pemilihan dan Penetapan Calon Direktur Terpilih Politeknik Pertanian Negeri Kupang periode 2026–2030.

Forum selanjutnya menyetujui Johanis A. Jermias, S.Pt., M.Sc sebagai calon yang memperoleh suara terbanyak untuk dituangkan dalam berita acara dan diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Majukan Politani Kupang

Penerima Kuasa Mendiktisaintek, yaitu Kepala Biro Hukum Inneke Indraswati, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Senat Politeknik Pertanian Negeri Kupang atas terselenggaranya proses pemilihan Direktur yang berjalan lancar dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Menurut dia, proses pemilihan Direktur merupakan bagian yang wajar dan penting dalam menjamin keberlangsungan kepemimpinan serta keberlanjutan pengembangan institusi.

Lebih lanjut, Inneke menekankan bahwa Direktur terpilih memiliki tanggung jawab besar untuk membawa Politani Kupang semakin maju, termasuk dalam meningkatkan jumlah mahasiswa yang saat ini masih menjadi salah satu perhatian penting bagi institusi.

Oleh karena itu, siapa pun yang terpilih diharapkan dapat bekerja keras, membangun sinergi dengan seluruh sivitas akademika, serta menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan daya tarik dan kepercayaan masyarakat terhadap Politani Kupang sehingga jumlah mahasiswa dapat terus bertambah dan institusi semakin berkembang.

Sementara itu, Ketua Senat Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Dina V. Sinlae, dalam arahannya menyampaikan bahwa proses pemilihan merupakan bagian penting dari demokrasi institusional dan menjadi momentum untuk menentukan arah kepemimpinan Politani Kupang dalam empat tahun mendatang.

Ia juga menegaskan bahwa perbedaan pilihan selama proses pemilihan tidak boleh menimbulkan perpecahan di lingkungan institusi.

“Setelah seluruh proses pemilihan selesai, kita harus kembali berdiri sebagai satu keluarga besar Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Kepentingan institusi harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” demikian pesan Ketua Senat dalam rapat tersebut.

Ia berharap, pemilihan Direktur periode 2026–2030 menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola institusi, meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, memperluas inovasi dan kemitraan.

Selain itu, dapat meningkatkan kontribusi Politani Kupang terhadap pembangunan sektor pertanian dan pengembangan sumber daya manusia, khususnya di Nusa Tenggara Timur. ** (EB)

Reaksi Pembaca:

Kolom Komentar

Suara Pembaca


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan
Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan