Jokowi: PSI Sudah Dikenal 78 Persen Masyarakat, Logo Gajah Baru 48 Persen

Emanuel Boli
Dilihat 115x
Waktu Baca ± 2 Min
Bagikan Artikel
Jokowi: PSI Sudah Dikenal 78 Persen Masyarakat, Logo Gajah Baru 48 Persen
Presiden ke- 7 Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo saat menghadiri Rakorda DPD PSI Kota Kupang di Hotel Harper, Sabtu, 1 Agustus 2026 Kredit: Dok. HighlightNTT/EB

Kupang- Mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), meminta seluruh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bekerja lebih keras memperkenalkan identitas partai kepada masyarakat.

Ia menuturkan, tingkat pengenalan publik terhadap PSI, khususnya logo baru bergambar gajah, masih tergolong rendah sehingga membutuhkan sosialisasi yang lebih masif.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Kupang yang dihadiri ribuan kader di Hotel Harper, Kota Kupang, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Jokowi mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan yang diterimanya, baru sekitar 78 persen masyarakat Indonesia mengenal PSI, sedangkan masyarakat yang mengetahui bahwa logo PSI bergambar gajah baru mencapai 48 persen.

"PSI ini baru dikenal oleh 78 persen rakyat kita, belum 100 persen. Dan rakyat kita yang tahu bahwa PSI logonya gajah itu baru 48 persen," kata Jokowi.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh kader turun langsung ke masyarakat untuk memperkenalkan partai beserta identitas barunya agar semakin dikenal luas.

"Jadi kita harus mau bekerja mengenalkan diri sehingga rakyat tahu bahwa PSI itu logonya gajah. Siap?" ujar Jokowi.

Pertanyaan tersebut langsung dijawab serempak oleh ribuan kader yang hadir dengan teriakan, "Siap."

Selain menyoroti tingkat pengenalan masyarakat terhadap PSI, Jokowi juga memaparkan perkembangan pembentukan struktur organisasi partai di seluruh Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa kepengurusan di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) telah terbentuk 100 persen, sementara kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) telah mencapai 97 persen.

Jokowi berkata, sisa tiga persen yang belum rampung lebih disebabkan persoalan internal di sejumlah daerah.

"Sebetulnya sudah 100 persen, tetapi karena ada persoalan ketuanya dengan saingannya, masih tersisa sekitar 3 persen. Namun sebetulnya sudah beres," ujarnya.

Sementara itu, pembentukan struktur Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di tingkat kecamatan telah mencapai 84 persen.

Meski demikian, Jokowi menilai tantangan terbesar PSI saat ini adalah memperkuat kepengurusan hingga tingkat desa yang baru mencapai 28 persen.

Mantan Wali Kota Solo itu optimistis pembentukan struktur tersebut dapat diselesaikan hingga 100 persen sebelum akhir tahun.

"Oleh sebab itu, kepada seluruh struktur saya minta fokusnya di tingkat desa. Setelah selesai, kita akan tingkatkan lagi sampai ke tingkat TPS," kata dia.

Jokowi berujar, kelengkapan struktur organisasi hingga tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan menjadi modal penting bagi PSI untuk membangun mesin politik yang kuat dalam menghadapi Pemilu 2029.

"Dari sinilah kita akan memiliki mesin besar, mesin dengan CC besar. Dan dengan mesin ini, kita akan menuju sebuah kemenangan yang besar di 2029," jelas Jokowi. ** (EB)

Reaksi Pembaca:

Kolom Komentar

Suara Pembaca


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan
Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan