Ikut Bimtek LLDIKTI, STIKOM Artha Buana: Humas Perguruan Tinggi Harus Adaptif di Era Digital

Redaksi HighlightNTT
Dilihat 103x
Waktu Baca ± 4 Min
Bagikan Artikel
Ikut Bimtek LLDIKTI, STIKOM Artha Buana: Humas Perguruan Tinggi Harus Adaptif di Era Digital
Pose bersama saat kegiatan Bimtek LLDIKTI di Hotel Kristal, Kota Kupang, NTT, Kamis (25/6) Kredit: Istimewa

Kupang- STIKOM Artha Buana Kupang terus memperkuat kualitas tata kelola kehumasan melalui peningkatan kompetensi publikasi, dokumentasi, dan komunikasi publik.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Bahan Publikasi dan Dokumentasi Informasi bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah XV di Hotel Kristal Kupang, Kamis, 26 Juni 2026, diikuti sekitar 62 perguruan tinggi negeri dan swasta di bawah naungan LLDIKTI Wilayah XV, dilaksanakan secara luring dan daring.

Selain menjadi wadah peningkatan kapasitas pengelola kehumasan perguruan tinggi, Bimtek juga menghadirkan sejumlah wartawan senior.

Kehadiran mereka dapat memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan insan pers dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, STIKOM Artha Buana Kupang diwakili oleh Nikolaus B. Making. Ia mengikuti seluruh rangkaian materi sebagai bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan kompetensi kehumasan sekaligus mengoptimalkan strategi komunikasi publik.

Bimtek dibuka secara resmi oleh Kepala LLDIKTI Wilayah XV yang diwakili Yasinta Florentina P. Swan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa publikasi dan dokumentasi merupakan elemen penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi.

Dia mengatakan, setiap institusi pendidikan tinggi perlu memiliki kemampuan mengelola informasi secara profesional agar berbagai capaian akademik, hasil penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta prestasi mahasiswa dapat diketahui publik secara luas.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber yang memiliki pengalaman di bidang kehumasan, komunikasi publik, dan jurnalistik.

Materi pertama disampaikan oleh Carolina Manggol dengan tema "Membangun Citra Positif Kampus Melalui Diseminasi Informasi.

Ia menjelaskan bahwa humas memiliki peran strategis sebagai penghubung antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Menurut Carolina, penyebarluasan informasi yang akurat, cepat, dan berkualitas akan membentuk citra positif sekaligus meningkatkan reputasi institusi di mata publik.

Materi kedua dibawakan oleh Dina Handini dengan topik "Sosialisasi Anugerah Humas dan Protokol Kemendiktisaintek."

Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya profesionalisme humas dalam mendukung tata kelola komunikasi perguruan tinggi.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penerapan standar keprotokolan, pengelolaan media informasi, serta partisipasi dalam Anugerah Humas sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi komunikasi publik di lingkungan perguruan tinggi.

Sementara itu, sesi berikutnya disampaikan oleh Semy R. H. Balukh, Pemimpin Redaksi Media Rakyat NTT.ID, yang mengangkat materi "Pola Berita Efektif yang Berdampak bagi Reputasi Institusi."

Ia membahas teknik penyusunan berita dan publikasi kampus berdasarkan kaidah jurnalistik.

Dalam penyampaiannya, peserta diberikan pemahaman mengenai bagaimana sebuah informasi dapat dikemas menjadi berita yang memiliki nilai manfaat, menarik perhatian publik, serta memberikan dampak positif terhadap citra lembaga.

Bagi Nikolaus, keikutsertaan STIKOM Artha Buana dalam BIMTEK ini merupakan bagian dari strategi penguatan tata kelola kehumasan untuk mendukung peningkatan reputasi institusi.

Ia menuturkan, melalui penguasaan teknik publikasi, dokumentasi, dan komunikasi publik yang lebih profesional, kampus diharapkan mampu menyampaikan berbagai informasi akademik, inovasi, prestasi, serta pelaksanaan tri darma perguruan tinggi kepada masyarakat secara lebih efektif.

Pria akrab disapa Eppo Making itu mengatakan bahwa kegiatan tersebut memberikan banyak wawasan baru mengenai strategi pengelolaan kehumasan yang adaptif terhadap perkembangan media digital.

"Di era keterbukaan informasi saat ini, humas perguruan tinggi memiliki peran yang sangat penting dalam membangun kepercayaan publik," katanya kepada HighlightNTT, Jumat, 26 Juni 2026 siang.

"Melalui BIMTEK ini kami memperoleh pemahaman baru mengenai strategi publikasi, dokumentasi, dan penyusunan berita yang profesional sehingga dapat diterapkan dalam memperkuat citra STIKOM Artha Buana Kupang," jelas Nikolaus.

Ia menambahkan, hasil dari kegiatan tersebut akan menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas publikasi kampus, baik melalui website resmi, media sosial, maupun kerja sama dengan media massa.

Dengan demikian, lanjut dia, berbagai informasi mengenai capaian akademik, prestasi, inovasi, dan kegiatan STIKOM Artha Buana Kupang dapat tersampaikan kepada masyarakat secara lebih luas, akurat, dan kredibel.

"STIKOM Artha Buana Kupang menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan sistem kehumasan yang profesional, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan informasi publik," terangnya.

Ia berkata, langkah ini diharapkan mampu memperkuat citra dan branding institusi, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mendukung daya saing kampus di tingkat regional maupun nasional. ** (EB)

Reaksi Pembaca:

Kolom Komentar

Suara Pembaca


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan
Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan