STIKOM Artha Buana Kupang Wisuda 29 Sarjana, Lulusan Dibekali Keahlian Software Engineer
Kupang, HighlightNTT- Sekolah Tinggi Informatika Komputer (STIKOM) Artha Buana Kupang mewisuda 29 sarjana komputer dalam prosesi wisuda yang berlangsung di Grand Mutiara Ballroom, Jumat, 30 Oktober 2026.
Para lulusan tersebut dibekali kompetensi sebagai perekayasa perangkat lunak (software engineer) serta sertifikasi profesi untuk memperkuat daya saing di dunia kerja.
Dengan bertambahnya 29 lulusan tersebut, jumlah alumni STIKOM Artha Buana Kupang kini mencapai 379 orang.
Capaian ini menjadi bagian dari kontribusi kampus dalam menyiapkan sumber daya manusia di bidang teknologi informasi.
Ketua STIKOM Artha Buana Kupang, Yohanes Payong, S.Kom., M.T., mengatakan para lulusan memiliki bekal kompetensi untuk memasuki dunia kerja.
Menurut dia, kemampuan teknis yang diperkuat sertifikasi profesi menjadi modal penting dalam menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.
Selain memperoleh ijazah Sarjana Komputer (S.Kom.), para lulusan juga mengantongi sertifikasi kompetensi yang diterbitkan melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).
Sertifikasi tersebut menjadi pengakuan resmi terhadap keahlian yang dimiliki lulusan sekaligus nilai tambah ketika mereka bersaing memasuki dunia usaha dan dunia industri.
"Perkembangan teknologi yang berlangsung cepat serta tuntutan dunia kerja yang semakin kompleks mengharuskan perguruan tinggi terus berbenah," kata Yohanes.
Ia menegaskan, STIKOM Artha Buana Kupang berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperbarui kurikulum agar mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif.
Sementara itu, Ketua Yayasan Gemma Galgani Kupang, Yohanes Sukardi, S.Kom., menjelaskan STIKOM Artha Buana Kupang berada di bawah pengelolaan yayasan tersebut sejak 2010.
"Yayasan Gemma Galgani Kupang sendiri bernaung di bawah Uyelindo Group," kata dia.
Menurut Sukardi, dukungan pengelolaan yang berkelanjutan menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga mutu penyelenggaraan pendidikan di STIKOM Artha Buana Kupang.
Ia menegaskan, dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, yayasan bersama pihak kampus terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga pengajar.
"Sejumlah dosen saat ini sedang dipersiapkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Doktor Ilmu Komputer," imbuhnya.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas pengajaran, pembimbingan mahasiswa, serta penguasaan dosen terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang komputer.
Ia menyebut, selain peningkatan kualitas tenaga pengajar, Yayasan Gemma Galgani Kupang juga memfasilitasi penyediaan berbagai sarana dan prasarana penunjang pendidikan.
Dukungan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kompetensi lulusan sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi mahasiswa.
"Dengan fasilitas pendidikan yang memadai, mahasiswa diharapkan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memperoleh keterampilan praktis yang dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja," kata dia.
Ia menekankan bahwa perkembangan teknologi digital yang semakin pesat memang menuntut lulusan perguruan tinggi memiliki kemampuan lebih dari sekadar penguasaan materi perkuliahan.
Keterampilan praktis dan pengakuan kompetensi secara resmi menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi persaingan di dunia usaha dan industri.
Dalam konteks tersebut, sertifikasi kompetensi melalui LSP menjadi salah satu instrumen untuk membuktikan kemampuan profesional lulusan kepada calon pemberi kerja maupun pelaku industri.
Sukardi berharap berbagai upaya itu dapat menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif terhadap perubahan teknologi, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Berikut daftar 29 nama wisudawan dan wisudawati STIKOM Artha Buana Kupang Angkatan XI Tahun Akademik 2026/2027:
1. Vito Elion Lima, S.Kom.
2. Alfin Yahya Tapatab, S.Kom.
3. Epifani Roni, S.Kom.
4. Esra Yane Taemmanu, S.Kom.
5. Fidelis Damo, S.Kom.
6. Figur P. A. Saubaki, S.Kom.
7. Grandy A. D. Mbohor, S.Kom.
8. Gurti Nakmofa, S.Kom.
9. Gusti D. Obo Raba, S.Kom.
10. Joanina D. S. C. Cabrera, S.Kom.
11. Jose Aprianus Asuk, S.Kom.
12. Marci Metkono, S.Kom.
13. Maria Goreti Mau Ngai, S.Kom.
14. Maria Lidvina Aso, S.Kom.
15. Marlin Christiani Pate, S.Kom.
16. Marta Letek, S.Kom.
17. Melkianus Minggu Mau, S.Kom.
18. Michael A. Demon, S.Kom.
19. Putri Dewi I. Latjina, S.Kom.
20. Reinaldi Elik, S.Kom.
21. Reynold Pratama Yap, S.Kom.
22. Sarlin Dida, S.Kom.
23. Stefania Susan Bere, S.Kom.
24. Vinsensia Bhiju, S.Kom.
25. Yane Octaviana Pay, S.Kom.
26. Yitran Detia Senge, S.Kom.
27. Yohanes Na'e, S.Kom.
28. Yosefat Primus Nahak, S.Kom.
29. Yuliana Marice Lay, S.Kom.
Dalam kesempatan itu, hadir Forkompinda dari unsur pemerintah provinsi, TNI, POLRI, tokoh agama, orang tua wisudawan dan wisudawati, serta perwakilan LLDIKTI Wilayah XV Provinsi Nusa Tenggara Timur. **(EB)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi
Cari Berita
Trending NTT
Kejati NTT dan Pengadilan Militer Bahas Penguatan Perkara Koneksitas
Polda NTT Sambangi Kantor Advokat Bildad Thonak, Ini yang Dibahas
Eks Ketua BEM Kritik Gubernur NTT soal Anak Tidak Sekolah, Kadis Pendidikan Beri Penjelasan
Eks Ketua BEM Kritik Prabowo dan Gubernur NTT soal Tingginya Anak Tidak Sekolah
Gempa Flores Rusak Berat 750 Sekolah di NTT, BPMP Desak Revitalisasi Segera
Dugaan Penganiayaan 16 Siswa di SD GMIT Oesusu, SSP Kawal Penanganan Kasus hingga Tuntas
Ketua PMKRI Tambolaka: PMKRI Harus jadi Kompas Moral di Tengah Dinamika Duniawi
Revitalisasi 86 Sekolah di TTS Telan Rp60 Miliar, PMKRI Soe Ingatkan Tak Boleh Ada Pungutan
Ahli Kenotariatan Kupang Bedah Bahaya Akta Kuasa Menjual dan Jebakan Klausul Kontrak di Hadapan Mahasiswa FH Undana
Yudisium Angkatan XI STIKOM Artha Buana Kupang, 29 Sarjana Siap Masuki Dunia Profesional