Bos BGN Sebut Fernando Soares Dikenal Prabowo Sejak Bayi: Apa yang Diminta Mestinya Ada Semua
Kota Kupang- Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI) Sudaryono menyebut Fernando Jose Osorio Soares telah dikenal Prabowo Subianto sejak bayi.
Hal tersebut disampaikan Sudaryono dalam pidatonya setelah melantik Fernando Soares sebagai Ketua DPD HKTI NTT bersama pengurus DPD HKTI NTT periode 2026-2031 di Auditorium Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, Rabu, 16 September 2026.
"Jadi, sebetulnya dia (Fernando) memuji saya kalau saya dekat dengan presiden, sebetulnya Pak Fernando dari bayi dikenal sama Presiden Prabowo," kata Sudaryono, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) itu.
Bos BGN itu mengatakan dirinya mengenal dan dekat dengan Prabowo Subianto selama sekitar 20 tahun terakhir. Sementara itu, Fernando Soares, kata dia, telah dikenal Prabowo sejak lahir.
"Jadi, berbanggalah punya Ketua DPD HKTI NTT yang sangat dekat dengan Presiden Prabowo Subianto, maka apa yang diminta mestinya ada semua," ujar Sudaryono.
Sebelumnya, Fernando Soares mengatakan akan menjadikan Sudaryono sebagai role model dalam menjalankan HKTI NTT. Ia berkata, kepemimpinan Sudaryono yang hadir langsung di tengah petani menjadi contoh bagi kepengurusan HKTI NTT.
"Kami akan mengikuti apa yang dilakukan Bapak Ketua Umum selama ini, yang selalu hadir di tengah-tengah petani, mendengar langsung keluh kesah mereka, memahami persoalan petani, dan hadir membawa solusi," kata Fernando.
Ia mengatakan organisasi yang dipimpinnya akan berkeliling ke 21 kabupaten dan satu kota di NTT. Langkah tersebut dilakukan untuk hadir di tengah petani, mendengar keluhan mereka, sekaligus mencari solusi atas persoalan yang dihadapi.
"Kami akan keliling 21 kabupaten dan Kota Kupang untuk menjadi mata, telinga, untuk hadir di tengah-tengah petani," kata Fernando dalam pidatonya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD NTT itu juga menyoroti dampak gempa Flores bermagnitudo 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026.
Ia mengungkapkan, gempa tersebut tidak hanya merusak rumah dan infrastruktur publik, tetapi juga berdampak pada berbagai infrastruktur pertanian, termasuk jaringan irigasi.
Oleh karena itu, Fernando meminta Ketua DPN HKTI Sudaryono menyampaikan kondisi tersebut kepada Menteri Pertanian dan Presiden Prabowo Subianto.
"Karena, Bapak Ketua Umum dengan Presiden adalah ring nol, artinya, ketika presiden mendengarkan apa yang disampaikan oleh Bapak Ketua Umum HKTI, maka terjadilah apa yang disampaikan," ungkapnya. **(EB)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
"Proficiat pak Ketua Umum HKTI - NTT "
Rekomendasi Redaksi
Cari Berita
Trending NTT
Reza Arief Dewanto jadi Kapolda NTT, Rudi Darmoko Pindah ke Mabes Polri
Lewati Seleksi Ketat dan Latihan 6 Bulan, 8 Personel Polda NTT Siap Bertugas di Afrika Tengah
Mahasiswa dan Warga Demo di Polda NTT Tuntut Reformasi Agraria
Hari Tani Nasional, Massa RARN NTT Desak Penyelesaian Konflik Agraria
Ketum HKTI Sudaryono Siap Bantu Petani NTT, dari Kultivator hingga Sumur Bor
Ketua DPN HKTI Sudaryono: Irigasi Terdampak Gempa jadi PR Pertanian NTT
Kepala BGN Sudaryono Makan MBG Bersama Siswa SDK St Arnoldus Penfui
20 Pemuda NTB dan NTT Ikuti Bung Hatta Youth Leadership Program 2026 di Mataram
Presiden Prabowo Tiba di Nagekeo, Tinjau Penanganan Gempa Flores
HUT RI Ke-81, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur