Bos BGN Sebut Fernando Soares Dikenal Prabowo Sejak Bayi: Apa yang Diminta Mestinya Ada Semua

Redaksi HighlightNTT
Dilihat 724x
Waktu Baca ± 2 Min
Bagikan Artikel
Bos BGN Sebut Fernando Soares Dikenal Prabowo Sejak Bayi: Apa yang Diminta Mestinya Ada Semua
Ketua DPD HKTI NTT, Fernando Soares (kanan) saat mendampingi Ketum DPN HKTI Sudaryono dalam peresmian Pusat Pelatihan dan Bisnis HKTI NTT di Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Rabu, 16 September 2026 sore Kredit: Dok. HighlightNTT/EB

Kota Kupang- Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI) Sudaryono menyebut Fernando Jose Osorio Soares telah dikenal Prabowo Subianto sejak bayi.

Hal tersebut disampaikan Sudaryono dalam pidatonya setelah melantik Fernando Soares sebagai Ketua DPD HKTI NTT bersama pengurus DPD HKTI NTT periode 2026-2031 di Auditorium Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, Rabu, 16 September 2026.

"Jadi, sebetulnya dia (Fernando) memuji saya kalau saya dekat dengan presiden, sebetulnya Pak Fernando dari bayi dikenal sama Presiden Prabowo," kata Sudaryono, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) itu.

Bos BGN itu mengatakan dirinya mengenal dan dekat dengan Prabowo Subianto selama sekitar 20 tahun terakhir. Sementara itu, Fernando Soares, kata dia, telah dikenal Prabowo sejak lahir.

"Jadi, berbanggalah punya Ketua DPD HKTI NTT yang sangat dekat dengan Presiden Prabowo Subianto, maka apa yang diminta mestinya ada semua," ujar Sudaryono.

Sebelumnya, Fernando Soares mengatakan akan menjadikan Sudaryono sebagai role model dalam menjalankan HKTI NTT. Ia berkata, kepemimpinan Sudaryono yang hadir langsung di tengah petani menjadi contoh bagi kepengurusan HKTI NTT.

"Kami akan mengikuti apa yang dilakukan Bapak Ketua Umum selama ini, yang selalu hadir di tengah-tengah petani, mendengar langsung keluh kesah mereka, memahami persoalan petani, dan hadir membawa solusi," kata Fernando.

Ia mengatakan organisasi yang dipimpinnya akan berkeliling ke 21 kabupaten dan satu kota di NTT. Langkah tersebut dilakukan untuk hadir di tengah petani, mendengar keluhan mereka, sekaligus mencari solusi atas persoalan yang dihadapi.

"Kami akan keliling 21 kabupaten dan Kota Kupang untuk menjadi mata, telinga, untuk hadir di tengah-tengah petani," kata Fernando dalam pidatonya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD NTT itu juga menyoroti dampak gempa Flores bermagnitudo 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026.

Ia mengungkapkan, gempa tersebut tidak hanya merusak rumah dan infrastruktur publik, tetapi juga berdampak pada berbagai infrastruktur pertanian, termasuk jaringan irigasi.

Oleh karena itu, Fernando meminta Ketua DPN HKTI Sudaryono menyampaikan kondisi tersebut kepada Menteri Pertanian dan Presiden Prabowo Subianto.

"Karena, Bapak Ketua Umum dengan Presiden adalah ring nol, artinya, ketika presiden mendengarkan apa yang disampaikan oleh Bapak Ketua Umum HKTI, maka terjadilah apa yang disampaikan," ungkapnya. **(EB)

Reaksi Pembaca:

Kolom Komentar

Suara Pembaca


MARCOS Tato • 4 minggu yang lalu

"Proficiat pak Ketua Umum HKTI - NTT "

Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan
Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan