Ketum HKTI Sudaryono Siap Bantu Petani NTT, dari Kultivator hingga Sumur Bor
Kupang- Ketua Umum DPN HKTI Sudaryono menyatakan siap memberikan bantuan alat dan sarana pertanian kepada sejumlah kelompok tani di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ia menyebut bantuan itu mencakup lima kultivator, traktor, selang tetes irigasi, hingga sumur bor untuk menjawab persoalan lahan kering dan keterbatasan air yang dihadapi petani.
Hal itu dikatakan saat bertemu petani di Kebun N-TT Manis, Desa Baumata Timur, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Rabu, 16 September 2026, sekitar pukul 16.00 WITA.
Dalam awal pertemuan tersebut, Sudaryono merespons kebutuhan alat pertanian yang disampaikan Jhonter Asamou, Direktur Kebun N-TT Manis.
"Perlunya apa? Kultivator saya bisa kasih, saya kasih kultivatornya lima," kata Sudaryono kepada Jhonter.
Selain kultivator, Ketum Sudaryono mengatakan akan memberikan satu unit traktor kepada masing-masing kelompok tani yang hadir.
Namun, bantuan tersebut disertai ketentuan bahwa alat pertanian tidak boleh diperjualbelikan dan tidak boleh ada pihak yang meminta uang kepada penerima bantuan.
"Jadi, kalau ada orang ngaku ade saya, anak buah saya minta fee, enggak ada, lapor polisi aja. Jadi, gratis dari pemerintah," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Kelompok Tani Siol dari Timor Tengah Utara, Fransiskus Naimena meminta Sudaryono membantu penyediaan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air di lahan pertaniannya.
Ia mengatakan lahan seluas 1,5 hektare tersebut ditanami 4.087 tanaman semangka dan sayur sawi. Namun, persoalan utama yang dihadapi adalah ketersediaan air.
Untuk menyiram tanaman, Fransiskus, warga RT015/RW04, Desa Noubesi, Kecamatan Insana Tengah itu harus membeli air secara rutin.
"Air kita beli, per Minggu 2 tangki, 1 tangki 100 ribu, karena sudah ada fibernya, hanya kita minta itu sumur bor," ujar Fransiskus.
Selain sumur bor, Fransiskus meminta bantuan traktor untuk membalik tanah karena lahan pertanian di TTU merupakan lahan kering.
Menanggapi hal tersebut, Sudaryono mengatakan kondisi lahan kering di sejumlah wilayah NTT tidak berarti lahan tersebut tidak dapat digunakan untuk pertanian.
Orang kepercayaan Presiden RI Prabowo Subianto itu mengatakan, lahan NTT memiliki potensi pertanian, tetapi membutuhkan dukungan teknologi, terutama dalam pengelolaan air.
"Jadi, kami dukung beberapa alat mesin pertanian yang memang diperlukan, kami dukung, termasuk juga sumur bor untuk bisa mendapatkan air, kami dukung," kata Sudaryono.
Dalam kesempatan tersebut, harapan senada juga disampaikan sejumlah kelompok tani dan pemangku kepentingan pertanian di Kabupaten Kupang.
Mereka antara lain Hendrik Daniel Bilaut, Ketua Kelompok Tani Moni Jo, Desa Oeletsala, Kecamatan Taebenu; Ayub Manu dari Desa Baumata Timur, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang.
Selain itu, Ketua Kelompok Tani Mafnekan; serta Pelaksana Tugas Kepala Sekolah SMKN 1 Taebenu, Kabupaten Kupang, Haslinda Nedjabawa.
Dalam kesempatan itu, Ketum Sudaryono didampingi Ketua DPD HKTI NTT, Fernando Jose Osorio Soares, dan Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi NTT, Fransiskus Sales Sodo. **(EB)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
"Tertarik dgn bantuan mesin bor air ,sya ketua kelompok tani di salah satu desa Praikaroku jangga,kab Sumba tengah,kendala ami di bidang pertanian hortikultura di dimusim kemarau kami susah sekali air,mau berkebun sayur sayuran airnya susah ,sementara lahan untuk kami olah sangat memungkinkan,barang kali KLO berkenan tolong juga kelompok kami di pasilitas kelompok sehingga kelompok bisa berusaha terima kasih KLO berkenan di balas wa kami"
Rekomendasi Redaksi
Cari Berita
Trending NTT
Reza Arief Dewanto jadi Kapolda NTT, Rudi Darmoko Pindah ke Mabes Polri
Lewati Seleksi Ketat dan Latihan 6 Bulan, 8 Personel Polda NTT Siap Bertugas di Afrika Tengah
Mahasiswa dan Warga Demo di Polda NTT Tuntut Reformasi Agraria
Hari Tani Nasional, Massa RARN NTT Desak Penyelesaian Konflik Agraria
Bos BGN Sebut Fernando Soares Dikenal Prabowo Sejak Bayi: Apa yang Diminta Mestinya Ada Semua
Ketua DPN HKTI Sudaryono: Irigasi Terdampak Gempa jadi PR Pertanian NTT
Kepala BGN Sudaryono Makan MBG Bersama Siswa SDK St Arnoldus Penfui
20 Pemuda NTB dan NTT Ikuti Bung Hatta Youth Leadership Program 2026 di Mataram
Presiden Prabowo Tiba di Nagekeo, Tinjau Penanganan Gempa Flores
HUT RI Ke-81, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur