Lewati Seleksi Ketat dan Latihan 6 Bulan, 8 Personel Polda NTT Siap Bertugas di Afrika Tengah
Kupang, Highlight NTT- Sebanyak delapan personel Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) dipercaya bergabung dalam Formed Police Unit (FPU) 8 MINUSCA, misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Afrika Tengah.
Kedelapan personel tersebut secara resmi dilepas dalam Upacara Pelepasan Kontingen FPU 8 MINUSCA yang dipimpin oleh Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.
Sebanyak 140 personel Polri dilepas dalam upacara tersebut. Mereka terdiri atas 114 personel Polisi Laki-laki (Polki) dan 26 Polisi Wanita (Polwan). Kontingen tersebut dijadwalkan berangkat menuju markas penugasan di Afrika Tengah pada 10 Oktober 2026.
Delapan personel Polda NTT yang tergabung dalam misi tersebut ialah Brigpol Alviyude Y. Mooy dari Satbrimob Polda NTT, Brigpol Yenardoano Kefi dari Satbrimob Polda NTT, dan Brigpol Rion A. C. Tampubolon dari Satbrimob Polda NTT.
Selanjutnya, Brigpol Jeksi A. Sinlaeloe dari Ditreskrimum Polda NTT, Brigpol Melky J. Lado dari Ditreskrimum Polda NTT, Brigpol Jessica D. R. Yuliastri dari Satbrimob Polda NTT, Brigpol Patrisia G. Menggo dari Ditpamobvit Polda NTT, serta Brigpol Lois T. Kase dari Ditres PPA dan PPO Polda NTT.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas kelulusan serta kesiapan delapan personel tersebut.
Kombes Henry mengatakan, keberangkatan mereka menjadi bagian dari misi perdamaian PBB sekaligus membawa nama institusi dan daerah ke tingkat internasional.
“Bapak Kapolda NTT menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang sangat tinggi kepada delapan personel yang berhasil lolos dan dipercaya mengemban tugas mulia dalam misi perdamaian PBB di Afrika Tengah. Kehadiran putra-putri terbaik NTT di kancah internasional ini memverifikasi bahwa personel Polda NTT memiliki kualitas, daya saing, dan kapasitas yang diakui secara global,” kata Henry.
Ia menjelaskan, para personel harus melewati proses seleksi yang ketat dan berjenjang sebelum dinyatakan lolos. Seleksi dilakukan mulai dari tingkat Polda hingga seleksi tingkat pusat di Mabes Polri.
Selain seleksi, para personel menjalani latihan prapenugasan selama kurang lebih enam bulan. Latihan tersebut mencakup kesiapan fisik, mental, kemampuan bahasa, hingga kemampuan taktis yang dibutuhkan untuk menghadapi dinamika dan tantangan di medan operasi.
“Kesiapan matang ini merupakan buah dari proses pembinaan yang intensif, kerja keras tanpa kenal lelah, kedisiplinan tinggi, serta tak lepas dari doa dan dukungan penuh dari keluarga tercinta,” imbuhnya.
Polda NTT berharap penugasan tersebut berjalan lancar dan seluruh personel dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab selama berada di Afrika Tengah.
Polda NTT juga berharap pencapaian delapan personel tersebut menjadi pemantik semangat bagi anggota lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas diri, mengukir prestasi, serta memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa, negara, dan dunia. **(HPNTT)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi
Cari Berita
Trending NTT
Reza Arief Dewanto jadi Kapolda NTT, Rudi Darmoko Pindah ke Mabes Polri
Mahasiswa dan Warga Demo di Polda NTT Tuntut Reformasi Agraria
Hari Tani Nasional, Massa RARN NTT Desak Penyelesaian Konflik Agraria
Bos BGN Sebut Fernando Soares Dikenal Prabowo Sejak Bayi: Apa yang Diminta Mestinya Ada Semua
Ketum HKTI Sudaryono Siap Bantu Petani NTT, dari Kultivator hingga Sumur Bor
Ketua DPN HKTI Sudaryono: Irigasi Terdampak Gempa jadi PR Pertanian NTT
Kepala BGN Sudaryono Makan MBG Bersama Siswa SDK St Arnoldus Penfui
20 Pemuda NTB dan NTT Ikuti Bung Hatta Youth Leadership Program 2026 di Mataram
Presiden Prabowo Tiba di Nagekeo, Tinjau Penanganan Gempa Flores
HUT RI Ke-81, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur