Produk Warga Binaan Curi Perhatian dalam Bazar UMKM HUT Bhayangkara ke-80 di Polda NTT
Kupang- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur (Ditjenpas - NTT) turut memeriahkan Bazar UMKM dan Pasar Murah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang diselenggarakan Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur di Lapangan Bhayangkara Mapolda NTT.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Juli 2026 tersebut menjadi ajang promosi berbagai produk unggulan hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Nusa Tenggara Timur.
Sejak hari pertama pelaksanaan bazar, booth Kanwil Ditjenpas NTT berhasil mencuri perhatian masyarakat. Antusiasme pengunjung terlihat dari banyaknya warga yang singgah untuk melihat secara langsung kualitas produk sekaligus membeli hasil karya Warga Binaan yang dipamerkan.
Keikutsertaan Kanwil Ditjenpas NTT dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui promosi dan pemasaran produk-produk unggulan hasil pembinaan di seluruh UPT Pemasyarakatan di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Beragam produk dipamerkan dan dipasarkan dalam bazar tersebut, mulai dari kain tenun, kerajinan tangan, tas rajut, aneka kue basah dan camilan, hingga sayuran hidroponik serta buah-buahan.
Produk-produk tersebut merupakan hasil kreativitas dan keterampilan Warga Binaan yang telah mengikuti berbagai program pembinaan kemandirian selama menjalani masa pidana.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTT, Decky Nurmansyah, mengatakan bahwa kehadiran produk Warga Binaan pada bazar tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan yang selama ini dilaksanakan di seluruh UPT Pemasyarakatan di NTT.
"Setiap produk yang dipamerkan merupakan hasil kerja keras dan proses pembinaan yang dijalani Warga Binaan. Kami ingin menunjukkan bahwa mereka memiliki kemampuan, kreativitas, dan kesempatan untuk berkarya serta memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat," kata Kakanwil Deky kepada wartawan dalam keterangannya, Sabtu, 4 Juli 2026.
Ia menambahkan, dukungan masyarakat melalui pembelian produk ini menjadi semangat bagi mereka untuk terus berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
Apresiasi juga datang dari Kapolda NTT, Irjen Pol .Rudi Darmoko. Ia menilai produk-produk hasil karya Warga Binaan memiliki kualitas yang baik dan layak bersaing di tengah masyarakat.
"Produk-produk karya Warga Binaan ini sangat baik dan memiliki kualitas yang membanggakan. Ini membuktikan bahwa program pembinaan di Pemasyarakatan berjalan dengan baik," kata Kapolda.
"Kami mendukung penuh agar karya-karya seperti ini semakin dikenal masyarakat dan mampu memberikan manfaat nyata, baik bagi Warga Binaan maupun perekonomian daerah," ungkap Rudi Darmoko.
Partisipasi Kanwil Ditjenpas NTT dalam Bazar UMKM dan Pasar Murah HUT Bhayangkara ke-80 ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Melalui kegiatan tersebut, Kanwil Ditjenpas NTT terus memperkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan, meningkatkan produktivitas, serta mendorong pemberdayaan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas. ** (VN-DPNTT/Red02)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi