PMI Asal SBD, NTT Meninggal akibat Kanker Payudara di Malaysia, BP3MI Fasilitasi Pemulangan hingga Tambolaka

Emanuel Boli
Dilihat 217x
Waktu Baca ± 2 Min
Bagikan Artikel
PMI Asal SBD, NTT Meninggal akibat Kanker Payudara di Malaysia, BP3MI Fasilitasi Pemulangan hingga Tambolaka
Jenazah Yustina Lende (44), PMI asal Desa Loloole, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), dipulangkan dari Malaysia dan tiba di Bandara El Tari Kupang, Minggu, 26 Juli 2026. Kredit: Betty / Yayasan Penyelenggaraan Ilahi

Kupang- Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali memfasilitasi penjemputan dan pemulangan lanjutan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Kali ini, jenazah Yustina Lende (44), PMI asal Desa Loloole, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), dipulangkan dari Malaysia dan tiba di Bandara El Tari Kupang, Minggu, 26 Juli 2026.

Jenazah tiba menggunakan pesawat Citilink QG 602 pada pukul 06.00 Wita sebelum diberangkatkan menuju kampung halamannya di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Yustina Lende diketahui telah bekerja di Malaysia selama 12 tahun dengan status pekerja migran nonprosedural. Berdasarkan laporan BP3MI NTT, Yustina meninggal dunia akibat malignancy atau keganasan berupa kanker payudara.

Dalam proses penanganan, BP3MI NTT menerjunkan Tim Pemberdayaan yang terdiri atas Steven Gunawan dan Marianus E. Murin. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Yayasan Penyelenggaraan Ilahi.

Selain melakukan penjemputan jenazah, BP3MI NTT juga memberikan penyuluhan hukum secara langsung kepada keluarga mengenai tata cara bekerja ke luar negeri sesuai prosedur.

Selain itu, BP3MI menjelaskan bahaya dan dampak keberangkatan secara nonprosedural sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Edukasi tersebut diperkuat dengan penyuluhan hukum tidak langsung melalui pembagian brosur Migrasi Aman kepada keluarga almarhumah yang hadir di Terminal Kargo Bandara El Tari Kupang.

BP3MI NTT juga memberikan informasi mengenai peluang kerja di luar negeri melalui jalur resmi sebagai bagian dari upaya pengawasan dan pencegahan penempatan PMI secara nonprosedural.

Dalam kesempatan itu, BP3MI NTT memfasilitasi biaya gudang kargo dan biaya PIBK. Selanjutnya, pemulangan lanjutan jenazah menggunakan pesawat NAM Air IN 631 menuju Tambolaka pada pukul 15.00 Wita dengan pendampingan petugas BP3MI NTT.

Jenazah tiba di Bandara Tambolaka pada pukul 16.10 Wita. Setelah itu, P4MI Kabupaten Sumba Barat Daya memfasilitasi ambulans untuk mengantar jenazah ke rumah duka dengan pendampingan satu orang petugas.

Berdasarkan data BP3MI NTT, hingga Juli 2026 telah menangani pemulangan 92 jenazah Pekerja Migran Indonesia asal Nusa Tenggara Timur sejak Januari 2026. ** (EB)

Reaksi Pembaca:

Kolom Komentar

Suara Pembaca


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan
Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan