Kuliah Umum STIPAS Kupang Bahas Wawasan Global dan Inovasi Akademik
Kupang- Sekolah Tinggi Ilmu Pastoral (STIPAS) Keuskupan Agung Kupang menggelar kuliah umum bertema "Implementasi Wawasan Global dan Inovasi Akademik dalam Meningkatkan Kualitas Publikasi Ilmiah" di Aula STIPAS, Selasa, 7 Juli 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan di dalam rangka menyukseskan Wisuda Angkatan XXIV sekaligus menyongsong 25 tahun perjalanan STIPAS Keuskupan Agung Kupang, dan diikuti oleh seluruh sivitas akademika.
Kuliah umum menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Dr. Ridolof W. Batilmurik, S.E., M.M. dan RD. Dr. Antonius I. N. Tukan, S.Fil., M.Th.
Keduanya membahas pentingnya penguatan wawasan global, inovasi akademik, serta peningkatan kualitas publikasi ilmiah sebagai bagian dari pengembangan budaya akademik di lingkungan perguruan tinggi.
Pada sesi pertama, Dr. Ridolof W. Batilmurik menyampaikan materi berjudul "Dari Naskah Skripsi Menuju Artikel Terpublikasi di Jurnal Nasional Terindeks SINTA 6–3: Wawasan Global, Inovasi Akademik, dan Publikasi Berkualitas."
Ia menegaskan bahwa skripsi mahasiswa memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi artikel ilmiah yang layak dipublikasikan pada jurnal nasional terindeks SINTA.
Menurut dia, proses tersebut memerlukan kemampuan menyusun artikel secara sistematis, penguasaan metodologi penelitian, serta komitmen yang kuat terhadap etika akademik dan kualitas karya ilmiah.
Dengan demikian, hasil penelitian mahasiswa tidak berhenti sebagai dokumen akademik, tetapi dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
Sementara itu, pada sesi berikutnya, RD. Dr. Antonius I. N. Tukan membawakan materi bertajuk "Menggugah Wawasan Global dan Inovasi Akademik: Refleksi Kritis atas Orientasi, Kualitas, dan Publikasi Ilmiah di Era Kiwari."
Dalam paparannya, ia mengajak seluruh sivitas akademika membangun cara berpikir yang terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan global tanpa meninggalkan identitas dan nilai-nilai lokal.
Ia menekankan bahwa inovasi akademik harus diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, publikasi ilmiah tidak boleh sekadar menjadi pemenuhan tuntutan administratif, melainkan harus menjadi kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan kehidupan masyarakat.
Pelaksanaan kuliah umum berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Diskusi dan sesi tanya jawab dimanfaatkan dosen maupun mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai strategi meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah.
Berbagai gagasan yang disampaikan kedua narasumber diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika STIPAS Keuskupan Agung Kupang untuk terus meningkatkan mutu penelitian, memperluas wawasan akademik, serta menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas dan berdaya saing.
Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, STIPAS Keuskupan Agung Kupang menegaskan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang unggul, adaptif terhadap perkembangan global, serta mendukung peningkatan mutu publikasi ilmiah sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum penting dalam menyambut Wisuda Angkatan XXIV sekaligus menandai perjalanan 25 tahun STIPAS Keuskupan Agung Kupang dalam berkarya bagi Gereja, masyarakat, dan dunia pendidikan. ** (K/VKM)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi