Konser di Kupang, Iwan Fals Minta Laut dan Hutan NTT Dijaga
Kupang- Musisi legendaris Indonesia, Iwan Fals, memuji keindahan alam Nusa Tenggara Timur (NTT) saat tampil dalam konser di Stadion Oepoi, Kota Kupang, Sabtu, 6 Juni 2026 malam.
Di hadapan ribuan penonton, penyanyi bernama lengkap Virgiawan Listanto itu mengaku terkesan dengan panorama Pantai Tablolong dan Air Terjun Oenesu yang sempat ia kunjungi sebelum konser.
“Kemarin itu kita ke Tablolong, luar biasa lautnya. Dan Air Terjun Oenesu, di Jakarta tidak ada itu. Rata-rata pantai di Jakarta tidak sama seperti di sini,” kata Iwan Fals dari atas panggung.
Selain mengungkapkan kekagumannya terhadap destinasi wisata di Kabupaten Kupang tersebut, Iwan juga mengajak masyarakat dan pemerintah daerah untuk menjaga kelestarian lingkungan, terutama laut dan kawasan hutan.
“Bapa semua jagalah lautnya, bagus sekali,” ujarnya.
Ia juga secara khusus menyampaikan pesan kepada Pemerintah Provinsi NTT agar terus memperhatikan kelestarian hutan.
“Bapak Wakil Gubernur, tolonglah hutannya juga dijaga,” tambahnya.
Pesan tersebut disampaikan di sela-sela penampilannya yang disambut meriah oleh ribuan penonton yang memadati Lapangan GOR Oepoi. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal konser hingga akhir pertunjukan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Iwan Fals membawakan sekitar 18 lagu sepanjang konser. Sejumlah lagu populer dan klasik yang dibawakannya sukses menghidupkan suasana serta mengundang penonton untuk bernyanyi bersama.
Hingga akhir konser, penampilan Iwan Fals masih mampu memukau masyarakat NTT. Tepuk tangan dan sorak-sorai penonton terus mengiringi setiap lagu yang dibawakannya, menandai tingginya antusiasme masyarakat terhadap sang legenda musik Indonesia. ** (EB)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi
Cari Berita
Trending NTT
Soal Bantuan Gempa Rp200 Miliar, Gubernur NTT: Semua Pemda Lagi Belanja
20 WNI NTT Dideportasi dari Malaysia, 10 Asal Lembata, 8 Flores Timur
PMI Asal Lewoleba Meninggal di Malaysia, Jenazah Dipulangkan ke Lembata
BP3MI NTT dan KBRI Bantu Cairkan Gaji PMI Asal Belu yang Tertahan 10 Tahun
Kemlu Pastikan Penanganan Jenazah PMI Chatrine Rohi di Malaysia Sesuai Prosedur
Jenazah PMI Asal Kupang Diautopsi, BP3MI NTT: Tidak Ada Pengambilan Organ
GEMPA FLORES: KEWASPADAAN BENCANA DAN KEBIJAKAN ANTISIPATIF DI NTT
PMI Asal Kupang dan Sumba Barat Dipulangkan, 1 Korban Kecelakaan dan 1 Meninggal karena Sakit
Dandhy Laksono: Jangan Hanya Bicara Reset Indonesia dari Jakarta, Mulailah dari NTT
26 Tahun Bekerja di Malaysia, Jenazah PMI ke-103 Dipulangkan ke Kupang