PMI Asal TTU Meninggal di Malaysia Dipulangkan ke NTT, jadi Jenazah PMI ke-82 yang Ditangani BP3MI NTT Sepanjang 2026
Kupang- BP3MI NTT kembali menerima jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI), Agata Neno (35), asal Desa Banain A, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), yang dipulangkan dari Malaysia, Jumat, 10 Juli 2026.
Jenazah Agata Neno tiba di Bandara Internasional El Tari Kupang menggunakan pesawat Citilink QG 602 pada pukul 06.00 Wita.
Berdasarkan data BP3MI NTT, Agata Neno berusia 35 tahun dengan nomor paspor C 7125978. Ia telah bekerja di Malaysia selama 13 tahun.
Statusnya tercatat sebagai PMI nonprosedural (tidak resmi). Sementara itu, penyebab kematian masih menunggu hasil pending laboratory analysis.
Dalam penanganan tersebut, BP3MI NTT juga memberikan penyuluhan hukum secara langsung kepada keluarga mengenai tata cara bekerja ke luar negeri sesuai prosedur.
Petugas BP3MI NTT menjelaskan bahaya serta dampak pemberangkatan nonprosedural berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.
Selain penyuluhan secara langsung, BP3MI NTT juga memberikan penyuluhan tidak langsung melalui pembagian brosur mengenai Migrasi Aman kepada keluarga yang hadir di Terminal Kargo Bandara El Tari Kupang.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan, BP3MI NTT turut melaksanakan pengawasan terhadap potensi penempatan PMI secara ilegal melalui penyampaian informasi penyadaran publik, peluang kerja luar negeri yang legal, serta edukasi mengenai migrasi aman kepada keluarga PMI.
BP3MI NTT juga memfasilitasi biaya gudang kargo dan biaya PIBK. Selanjutnya, jenazah diberangkatkan menggunakan ambulans yang difasilitasi Partai Gerindra menuju rumah duka.
Dalam laporannya, BP3MI NTT mencatat bahwa sejak Januari hingga Juli 2026 pihaknya telah menangani 82 jenazah Pekerja Migran Indonesia yang dipulangkan ke Nusa Tenggara Timur.
Untuk diketahui, petugas BP3MI NTT dalam kegiatan tersebut terdiri atas Ketua Tim Layanan Pemberdayaan BP3MI NTT, Muhammad Geo Amang, bersama Yonas Yunias Bahan, Steven Gunawan, Elsy Sayang Kalendi Wawu, dan Marianus Ellyas Murin.
Selain itu, turut hadir dalam proses penjemputan jenazah, yakni perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT, Dinas DP3AP2KB Provinsi NTT, Yayasan Penyelenggaraan Ilahi, dan keluarga PMI. ** (EB)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi
Cari Berita
Trending NTT
BP3MI NTT dan KBRI Bantu Cairkan Gaji PMI Asal Belu yang Tertahan 10 Tahun
Kemlu Pastikan Penanganan Jenazah PMI Chatrine Rohi di Malaysia Sesuai Prosedur
Jenazah PMI Asal Kupang Diautopsi, BP3MI NTT: Tidak Ada Pengambilan Organ
GEMPA FLORES: KEWASPADAAN BENCANA DAN KEBIJAKAN ANTISIPATIF DI NTT
PMI Asal Kupang dan Sumba Barat Dipulangkan, 1 Korban Kecelakaan dan 1 Meninggal karena Sakit
Dandhy Laksono: Jangan Hanya Bicara Reset Indonesia dari Jakarta, Mulailah dari NTT
26 Tahun Bekerja di Malaysia, Jenazah PMI ke-103 Dipulangkan ke Kupang
Meninggal akibat Tuberkulosis Paru Berat, Jenazah PMI NTT ke- 102 Dipulangkan ke Malaka
Jenazah PMI NTT ke- 101 Tiba di Kupang, Meninggal karena Serangan Jantung di Malaysia
BRI Salurkan Sembako, Air Bersih hingga Selimut untuk Korban Gempa Flores