Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polda NTT Bangun 93 Sumur Bor di NTT

Redaksi HighlightNTT
Dilihat 222x
Waktu Baca ± 2 Min
Bagikan Artikel
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polda NTT Bangun 93 Sumur Bor di NTT
Kapolda NTT, Irjen Pol. Rudi Darmoko saat menyapa warga Desa Benu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Kamis, 24 September 2026. Dalam kesempatan itu, Kapolda Rudi juga meresmikan sumur bor bantuan Polda NTT di desa tersebut. Kredit: Humas Polda NTT

Kota Kupang, Highlight NTT- Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menyiapkan pembangunan 93 titik sumur bor yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di NTT.

Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih.

Selain pembangunan sumur bor, Polda NTT juga menyalurkan bantuan sosial di berbagai wilayah sebagai bagian dari program kemanusiaan yang dikemas dalam semangat Polda NTT Penuh Kasih.

Program ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga merespons kebutuhan dasar warga.

Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra mengatakan pembangunan sumur bor dirancang sebagai salah satu solusi atas tantangan geografis dan keterbatasan ketersediaan air bersih di sejumlah daerah di NTT.

"Program ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan akses air bersih. Kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," kata Henry, Jumat (25/9/2026).

Kombes Henry mengatakan bahwa dari 93 titik yang telah dipetakan dan disiapkan, sebagian sumur bor telah selesai dibangun. Sementara titik lainnya masih dalam tahap survei dan sedang dalam proses pengerjaan.

"Kami berharap seluruh proses dapat berjalan dengan baik sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat," ujar dia.

Polda NTT menyebut pembangunan infrastruktur air bersih tersebut menjadi salah satu prioritas karena air merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Program itu sekaligus diikuti dengan penyaluran bantuan sosial di berbagai wilayah.

Penyaluran bansos juga menjadi bagian dari upaya kepolisian mempererat hubungan dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Korps Bhayangkara berupaya membangun kedekatan dengan warga sekaligus memastikan kehadiran polisi tidak hanya dirasakan dalam konteks keamanan.

Kombes Henry mengatakan semangat Polda NTT Penuh Kasih menempatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian dari kehadiran institusi kepolisian.

"Semangat Polda NTT Penuh Kasih adalah bagaimana Polri hadir, mendengar kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," kata dia.

Polda NTT berharap pembangunan puluhan titik sumur bor tersebut dapat mengurangi beban masyarakat dalam memperoleh sumber air bersih. Program bantuan sosial juga diharapkan terus berjalan sebagai bagian dari pelayanan kemanusiaan.

Kepolisian berharap sinergi dan kemitraan dengan masyarakat dapat terus terpelihara untuk mendukung terciptanya lingkungan sosial yang aman, nyaman, rukun, dan sejahtera di NTT. **(TNNTT)

Reaksi Pembaca:

Kolom Komentar

Suara Pembaca


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan
Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan