Masyarakat Desa Lalong Harap Kehadiran KDMP jadi Solusi Masalah Pertanian dan Ekonomi

Redaksi HighlightNTT
Dilihat 162x
Waktu Baca ± 2 Min
Bagikan Artikel
Masyarakat Desa Lalong Harap Kehadiran KDMP jadi Solusi Masalah Pertanian dan Ekonomi
Matiasma saat ditemui di kediamannya, Jumat (2/10) Kredit: Highlight NTT/Hafiz

Manggarai, Highlight NTT- Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menumbuhkan harapan besar bagi masyarakat Desa Lalong, Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai.

Kehadiran koperasi tersebut sangat dinantikan warga sebagai solusi untuk mendorong perekonomian desa serta mengatasi berbagai kendala di sektor pertanian.

Saat ditemui di kediamannya, Jumat (2/10), Tua Gendang Lalong, Matiasma, mengungkapkan bahwa harapan utama masyarakat sejak awal sosialisasi adalah kemudahan akses sarana produksi pertanian hingga penampungan hasil panen warga.

"Harapan dari masyarakat, ada untuk pengadaan pupuk subsidi, habis itu kebutuhan obat-obatan pertanian, sekalian dengan terima hasil panennya," kata Matiasma.

Selain kemudahan sarana tani, warga juga menaruh harapan besar pada penyediaan layanan simpan pinjam berbiaya rendah dengan sistem pengembalian musiman.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua BPD Lalong, Alfensius Nampar, menegaskan dua poin utama yang paling dibutuhkan oleh masyarakat desa.

"Harapannya ya memang pertama tadi simpan pinjam, yang kedua mudah untuk mendapatkan pupuk subsidi," ujar Alfensius Nampar.

Alfensius menambahkan, skema simpan pinjam dari KDMP sangat diharapkan dapat membantu melepas ketergantungan warga dari jerat pinjaman harian berbiaya tinggi.

"Harapan masyarakat kemarin Koperasi Merah Putih ini segera ada untuk kita fokuskan pembayaran ke satu titik," kata Alfensius.

Melalui operasional KDMP kelak, masyarakat Desa Lalong berharap distribusi pupuk bersubsidi menjadi lebih dekat dan terjamin, penjualan hasil bumi seperti kopi dan cengkeh semakin pasti, serta kesejahteraan ekonomi warga dapat meningkat. **(Hafiz/Highlight NTT)

Reaksi Pembaca:

Kolom Komentar

Suara Pembaca


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan
Sponsored
Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Sponsored Content Teman Cerita - Bukan Cerita Biasa
Pasang Iklan