Masyarakat Desa Lalong Harap Kehadiran KDMP jadi Solusi Masalah Pertanian dan Ekonomi
Manggarai, Highlight NTT- Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menumbuhkan harapan besar bagi masyarakat Desa Lalong, Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai.
Kehadiran koperasi tersebut sangat dinantikan warga sebagai solusi untuk mendorong perekonomian desa serta mengatasi berbagai kendala di sektor pertanian.
Saat ditemui di kediamannya, Jumat (2/10), Tua Gendang Lalong, Matiasma, mengungkapkan bahwa harapan utama masyarakat sejak awal sosialisasi adalah kemudahan akses sarana produksi pertanian hingga penampungan hasil panen warga.
"Harapan dari masyarakat, ada untuk pengadaan pupuk subsidi, habis itu kebutuhan obat-obatan pertanian, sekalian dengan terima hasil panennya," kata Matiasma.
Selain kemudahan sarana tani, warga juga menaruh harapan besar pada penyediaan layanan simpan pinjam berbiaya rendah dengan sistem pengembalian musiman.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua BPD Lalong, Alfensius Nampar, menegaskan dua poin utama yang paling dibutuhkan oleh masyarakat desa.
"Harapannya ya memang pertama tadi simpan pinjam, yang kedua mudah untuk mendapatkan pupuk subsidi," ujar Alfensius Nampar.
Alfensius menambahkan, skema simpan pinjam dari KDMP sangat diharapkan dapat membantu melepas ketergantungan warga dari jerat pinjaman harian berbiaya tinggi.
"Harapan masyarakat kemarin Koperasi Merah Putih ini segera ada untuk kita fokuskan pembayaran ke satu titik," kata Alfensius.
Melalui operasional KDMP kelak, masyarakat Desa Lalong berharap distribusi pupuk bersubsidi menjadi lebih dekat dan terjamin, penjualan hasil bumi seperti kopi dan cengkeh semakin pasti, serta kesejahteraan ekonomi warga dapat meningkat. **(Hafiz/Highlight NTT)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi
Cari Berita
Trending NTT
Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Sumba Barat Daya
Pendeta Ina Pimpin Doa untuk Jenazah PMI NTT ke-120 yang Tinggalkan Anak Kembar
Dua Dusun di Mandeu Raimanus Belum Terjangkau Listrik, 80 KK Menanti Kepastian
Pascagempa Manggarai, Pemulihan Air Bersih dan Jaringan Komunikasi Dikebut
Polisi Hentikan Musik Pesta yang Ganggu Warga Oebufu
PMKRI: Polisi Harus jadi Pelindung, Pengayom, dan Pelayan yang Dekat dengan Masyarakat
Dari RS Boromeus Bello ke Gereja Haukoto, Polisi Kawal Pengantaran Jenazah Romo Yalo
Pascagempa, DP3A Manggarai dan Plan Indonesia Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
Warga Lapor Lewat 110, Polsek Maulafa Hentikan Musik Pesta yang Mengganggu
4 PMI Ilegal Asal NTT Dideportasi dari Malaysia, 3 Dipulangkan ke TTS dan Malaka