Dari RS Boromeus Bello ke Gereja Haukoto, Polisi Kawal Pengantaran Jenazah Romo Yalo
Kota Kupang, Highlight NTT- Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Maulafa mengawal prosesi pengantaran jenazah almarhum Romo Yakobus Longa dari Rumah Sakit Boromeus Bello menuju Gereja St. Petrus Haukoto, Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Kamis, 8 Oktober 2026 pagi.
Pengawalan dan pengamanan rute perjalanan dipimpin langsung Kapolsek Maulafa AKP Marthen Luter Peterson Riwu didampingi Kanit Lantas Polsek Maulafa IPDA Abdul Haris. Pengamanan juga melibatkan personel Unit Lantas dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Fatukoa.
Rangkaian pengawalan dimulai sekitar pukul 10.25 WITA dari RS Boromeus Bello. Petugas mengamankan jalur lalu lintas untuk memastikan rombongan jenazah dapat melintas dengan aman, tertib, dan lancar hingga tiba di Gereja St. Petrus Haukoto.
Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas melalui Kapolsek Maulafa AKP Marthen Luter Peterson Riwu mengatakan pengawalan tersebut merupakan bentuk pelayanan sekaligus wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman.
"Pengawalan dan pengaturan arus lalu lintas dilakukan agar perjalanan rombongan jenazah berjalan lancar tanpa hambatan, sekaligus menjaga situasi kamtibmas di sepanjang rute serta kawasan tempat ibadah tetap kondusif," ujar AKP Marthen.
Setibanya di Gereja St. Petrus Haukoto, jenazah almarhum imam katolik akrab disapa Romo Yalo itu diserahkan kepada pihak pengurus gereja untuk dilanjutkan ke rangkaian acara keagamaan berikutnya. Seluruh prosesi pengawalan hingga penyerahan jenazah berlangsung aman dan terkendali. **(RA)
Kolom Komentar
Suara Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Rekomendasi Redaksi
Cari Berita
Trending NTT
Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Sumba Barat Daya
Pendeta Ina Pimpin Doa untuk Jenazah PMI NTT ke-120 yang Tinggalkan Anak Kembar
Dua Dusun di Mandeu Raimanus Belum Terjangkau Listrik, 80 KK Menanti Kepastian
Pascagempa Manggarai, Pemulihan Air Bersih dan Jaringan Komunikasi Dikebut
Polisi Hentikan Musik Pesta yang Ganggu Warga Oebufu
PMKRI: Polisi Harus jadi Pelindung, Pengayom, dan Pelayan yang Dekat dengan Masyarakat
Pascagempa, DP3A Manggarai dan Plan Indonesia Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
Warga Lapor Lewat 110, Polsek Maulafa Hentikan Musik Pesta yang Mengganggu
4 PMI Ilegal Asal NTT Dideportasi dari Malaysia, 3 Dipulangkan ke TTS dan Malaka
Masyarakat Desa Lalong Harap Kehadiran KDMP jadi Solusi Masalah Pertanian dan Ekonomi